Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 23 APRIL 2026 • 12:20 WIB

Gerakan Edukasi “Berbagi Seru” Sasar Sekolah di Wilayah 3T

Gerakan Edukasi “Berbagi Seru” Sasar Sekolah di Wilayah 3TAnggya Kumala, Marketing Director Mondelez Indonesia (Indozone/Salsabila Az Zahra)

INDOZONE.ID – Oreo menggelar konferensi pers “Oreo Berbagi Seru” pada 22 April 2026, yang bertempat di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Merk biskuit ikonik yang telah menemani keluarga Indonesia selama lebih dari tiga dekade tersebut menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan.

Baca juga: Momentum Hari Kartini, Wakil Menteri HAM Dorong Penguatan Pendidikan dan Kesetaraan Perempuan

Melalui program bertajuk “Oreo Berbagi Seru”, oreo melakukan inisiatif yang sengaja dirancang untuk meningkatkan pendidikan di tanah air.

Anggya Kumala selaku marketing director Mondelez Indonesia, mengungkapkan bahwa program Oreo Berbagi Seru telah diinisiasi sejak tahun 2024.

“Fokus dari oreo berbagi adalah kontribusi kami berkelanjutan di bidang pendidikan, karena kulitas dan pemerataan akses pendidikan masih menjadi salah satu tantangan yang kita hadapi bersama,” tutur Anggya.

Ia menambahkan bahwa dalam rangka menyambut hari pendidikan nasional, tahun ini pihaknya mengangkat tema "Oreo Berbagi Seru”, untuk melanjutkan dukungan terhadap Kemendikdasmen, sekaligus berkontribusi dalam kualitas dan pemerataan akses pendidikan melalui pembelajaran yang seru.

Fokus utama kegiatan ini adalah membantu sekolah-sekolah di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) serta kawasan marginal lainnya.

Baca juga: Serangan Udara Israel ke Dekat Sekolah di Gaza Tewaskan 10 Warga Palestina

Dalam pelaksanaannya, Oreo menjalin kolaborasi erat dengan Indonesia Mengajar untuk menyalurkan "Alat Belajar Seru" ke 35 sekolah dasar yang tersebar di tujuh provinsi, yaitu Banten, Lampung, Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.

Alat bantu ajar yang diberikan berfokus pada empat bidang utama yang menjadi prioritas kurikulum nasional, yakni literasi, numerasi, sains, dan bahasa Inggris.

Metode yang diusung menggunakan prinsip deep learning, di mana setiap aktivitas belajar harus bermakna, dilakukan dengan penuh kesadaran, dan yang terpenting adalah menyenangkan (joyful).

“Oreo sebagai brand ingin mengubah proses belajar menjadi momen-momen penuh keseruan,” ujar Anggya.

Uniknya, program ini tidak hanya menyasar para siswa saja, tetapi juga memberikan pelatihan dan simulasi penggunaan alat ajar kepada lebih dari 1.000 guru, orang tua, dan anggota komunitas. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gerakan Edukasi “Berbagi Seru” Sasar Sekolah di Wilayah 3T

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!