Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 15 AGUSTUS 2025 • 09:20 WIB

Mengaku Tidak Penuhi Syarat Hidup 'One Piece', Pria di Kabupaten Berau Bunuh Istri yang Hamil dan Kedua Anaknya

Mengaku Tidak Penuhi Syarat Hidup One Piece , Pria di Kabupaten Berau Bunuh Istri yang Hamil dan Kedua AnaknyaMonkey D. Luffy dari serial anime One Piece. (Sumber/IMDB)

INDOZONE.ID - Kasus pembunuhan menggegerkan warga Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Seorang pria bernama Julius yang berusia 34 tahun tega menghabisi nyawa istrinya yang sedang hamil enam bulan, serta dua anak kandungnya yang masing-masing berusia sekitar 5 dan 4 tahun.

Peristiwa ini terjadi pada 10 Agustus 2025 di Kampung Punan Mahakam, Kecamatan Segah, sebuah desa terpencil di Kabupaten Berau.

Pelaku ditangkap polisi tak lama setelah kejadian dengan dugaan menggunakan parang sebagai senjata.

Baca juga: Fenomena Bendera One Piece, Para Pakar UGM Sebut Bukan Radikal Hingga Perubahan Tren Jelang Kemerdekaan

Pengakuan Mengejutkan: “Karena One Piece”

Pemeriksaan polisi terhadap Julius menjadi perhatian karena pengakuannya yang janggal. Saat diinterogasi, Julius mengaku membunuh keluarganya karena One Piece.

Ia mengatakan, tidak memenuhi syarat hidup One Piece dan merasa telah dimarahi One Piece.

Ketika polisi mencoba memastikan alasan tersebut, Julius tetap bersikeras bahwa pembunuhan itu dilakukan karena One Piece.

Baca juga: Bendera 'One Piece' Ramai Dikibarkan sebagai Bentuk Protes Mahasiswa dan Seniman di Indonesia

Jawaban singkat, “ya” berkali-kali dilontarkan saat ditanya apakah tindakan itu benar disebabkan anime One Piece.

Pengakuan tersebut cepat viral di media sosial, memicu perdebatan dan reaksi beragam. Ada yang bingung, marah, hingga mempertanyakan apakah benar anime tersebut menjadi pemicu kejadian ini.

Polisi Tegaskan Motif Karena Masalah Keluarga

Mengaku Tidak Penuhi Syarat Hidup One Piece , Pria di Kabupaten Berau Bunuh Istri yang Hamil dan Kedua AnaknyaPolisi menangkap Julius, tersangka pelaku pembunuhan di Kecamatan Segah, Kabupaten Berau. (Dok. Kepolisian Berau)

Meski pernyataan pelaku menarik perhatian, pihak kepolisian menegaskan, motif utama lebih mengarah pada masalah keluarga.

“Tidak ada tanda-tanda perselingkuhan atau pihak ketiga,” ujar AKP Ngatijan, Kepala Humas Polres Berau.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Anime Senpai, Indiatimes.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengaku Tidak Penuhi Syarat Hidup 'One Piece', Pria di Kabupaten Berau Bunuh Istri yang Hamil dan Kedua Anaknya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!