Minggu, 08 FEBRUARI 2026 • 12:42 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Lindungi Rakyat dari Kemiskinan dan Kelaparan

Author

Presiden RI, Prabowo Subianto berpidato di Mujahadah Kubro dalam rangka hari lahir Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

INDOZONE.ID - Presiden RI, Prabowo Subianto berkomitmen akan terus melindungi masyarakat Indonesia dari kemiskinan, kelaparan hingga keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan.

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat hadir di acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). 

Presiden menegaskan, komitmennya itu merupakan bagian dari sumpah jabatan yang diucapkannya saat dilantik sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024 lalu.

Baca juga: Presiden Prabowo Gelar Pertemuan dengan Ormas dan Tokoh Islam, Ini yang Jadi Pembahasan

"Saya terima tugas tersebut, saya terima mandat tersebut dan saya mengartikan bahwa melindungi segenap tumpah darah, artinya melindungi rakyat Indonesia dari semua ancaman dari ancaman fisik, dari ancaman kemiskinan dari ancaman kelaparan, dari ancaman pelayanan-pelayanan kesehatan, dari ancaman ketidaktersediannya pendidikan yang terbaik untuk rakyat Indonesia," kata Presiden Prabowo.

Ia melanjutkan, Presiden tak hanya bertugas dalam menjaga stabilitas keamanan negara, namun juga memastikan rakyatnya hidup sejahtera dengan terpenuhinya kebutuhan pokok dan pengelolaan kekayaan nasional secara adil dan bertanggung jawab.

Selain itu, Presiden Prabowo menyampaikan dirinya telah mengucapkan sumpah setia kepada bangsa dan rakyat Indonesia di hadapan Tuhan Yang Maha Esa. Untuk itu, ia tidak akan mengabaikan amanat tersebut selama masih memiliki kekuatan dan kesempatan untuk mengabdi.

Sejak menjabat sebagai Presiden, Prabowo mengaku telah mempelajari berbagai data dan fakta mengenai kondisi bangsa. Dari kajian itu, ia menilai Indonesia dianugerahi kekayaan alam yang sangat besar, namun belum sepenuhnya dikelola untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat.

Ia juga menyoroti masih tingginya kebocoran kekayaan negara akibat praktik korupsi, penipuan, dan manipulasi, yang membuat banyak aset nasional hilang atau mengalir ke luar negeri.

Karena itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu dan akan bertindak tegas dalam memberantas segala bentuk korupsi serta penyalahgunaan kekayaan negara.

Baca juga: Presiden Prabowo Gabung Board of Peace untuk Diplomasi Perdamaian, Jangan Bikin Narasi Murahan

"Kita tidak boleh ragu-ragu dan saya dan pemerintah yang sebegini tidak akan ragu-ragu untuk melawan segala bentuk korupsi, segala bentuk penipuan, segala bentuk manipulasi, segala bentuk penggarongan. Atas kekayaan rakyat Indonesia, saya tidak akan ragu-ragu dan saya tidak akan mundur setapak pun," tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU