INDOZONE.ID - Usai debat terakhir Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, jika kedua calon presiden Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar melanjutkannya dengan memberikan keterangan pers kepada awak media yang hadir, tidak dengan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto.
Selepas debat, Menteri Pertahanan itu hanya menyapa tim kampanyenya, memberikan simpulan terkait debat, dan langsung pamit undur diri.
Dalam video yang kini telah beredar di berbagai media sosial, meski moderator telah membuka sesi pertanyaan untuk wartawan, namun Prabowo memilih untuk tidak melakukan sesi itu.
Baca Juga: Jubir Capres 02 Sebut Isu Prabowo Subianto Penculik Bagaikan Kaset Rusak: Selalu Diulang Saat Pemilu
“Saya kira cukup, ya. Semua sudah cukup jelas,” katanya, di JCC, Jakarta, Minggu (4/2) malam.
Tidak hanya enggan melakukan sesi tanya jawab, Prabowo juga nampak langsung pergi saat moderator memintanya untuk melakukan sesi foto bersama.
Sikap Prabowo yang tidak mau menjawab pertanyaan wartawan ini lantas menjadi sorotan warganet. Pegiat media sosial Jhon Sitorus misalnya, menilai bahwa sikap Ketua Partai Gerindra ini dilatarbelakangi oleh serangan Ganjar Pranowo dalam sesi debat.
“Tapi Prabowo TAKUT dengan pertanyaan wartawan sepertinya Prabowo kena MENTAL habis DIREBUS Ganjar Pranowo dari pada marah2, ya memang lebih baik menghindar,” cuitnya, melalui akun X @Miduk17.
Padahal, di belakang Prabowo sudah ada tiga menteri yang mendukungnya, yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.
Selain itu, ada pula mantan Kepala Staf Angkatan Darat Dudung Abdurachman, Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Politisi Senior Maruarar Sirait, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.
Menurut Jhon sikap Prabowo ini juga memperlihatkan bahwa calon presiden ini terlalu biasa menabrak aturan. Sehingga, aturan sederhana seperti melanjutkan Debat dengan keterangan pers dan foto bersama sangat mudah untuk diabaikan.
“Terlalu biasa melabrak aturan...aturan sesederhana ini saja diabaikan huuuu,” ujar dia.
Warganet lain, @Yani03495310 pun menilai kalau dengan penolakan sesi tanya jawab dengan wartawan dan foto bersama ini semakin memperlihatkan sifat dan sikap dictator serta otoriter Prabowo. Karena sikap ini, dia khawatir, jika Prabowo terpilih dalam Pilpres nanti, jiwa kesewenang-wenangannya akan muncul.
Baca Juga: Simak Lagi Momen Kompak Anies-Ganjar Sindir Politisasi Bansos di Depan Prabowo
“Diktator & otoriternya keliatan. Dia gk menghargai aturan yg udh dibuat org lain. Dia mau2nya sendiri. Kyk di Mata Najwa & di bbrp acara juga begitu. Terlalu memandang enteng org lain & gak mau diatur org. Ini yg kalian mau jadikan presiden? Jiwa kesewenang2annya kelihatan,” jelas dia.
Writer: Victor Median
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: X/@Miduk17