Mensesneg Prasetyo Hadi. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
INDOZONE.ID - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang juga Juru Bicara Presiden RI, menanggapi hasil survei Indikator Politik Indonesia (IPI) yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen.
Prasetyo menegaskan capaian survei bukanlah tujuan utama pemerintah. Menurutnya, fokus pemerintah saat ini adalah mempercepat pelaksanaan program prioritas yang diyakini dapat mengurangi beban masyarakat, seperti renovasi 300.000 sekolah di berbagai daerah.
“Tiap ada hasil survei, bagi kami sesungguhnya bukan itu yang kami kejar. Yang kami kejar adalah mempercepat program-program yang memang kami yakini bisa mengurangi beban-beban dan masalah-masalah yang ada di masyarakat,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Selasa (10/2/2026).
Baca juga: Hasil Survei Sebut 2 Persen Tak Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo, Dasco: Jadi Bahan Instropeksi
Pras, sapaan akrabnya, menyebut pemerintah memprioritaskan upaya penghapusan kemiskinan dan peningkatan kualitas pendidikan.
“Musuh kita hari ini itu kemiskinan. Jadi, kami ingin bekerja sekeras-kerasnya untuk mencapai itu. Kalau kemudian itu diterima oleh masyarakat dalam bentuk hasil polling, itu kami serahkan ke masyarakat. Tetapi kami tidak mengejar itu,” ujarnya.
Ia juga mengakui masih banyak program yang belum sepenuhnya dirasakan masyarakat dan membutuhkan waktu agar dampaknya merata.
“Masih banyak yang kami belum puas terhadap program-program yang kami inginkan cepat bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat, cepat bisa mengurangi kesulitan-kesulitan masyarakat. Itu juga belum semuanya, masih butuh waktu,” kata Prasetyo.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Terharu Hasil Survei Sebut Rakyat Indonesia Paling Bahagia
Sementara itu, dalam survei terbaru Indikator Politik Indonesia terkait kinerja pemerintah dan lembaga negara, sebanyak 79,9 persen dari total 1.220 responden menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo. Dari jumlah tersebut, 13 persen menyatakan sangat puas dan 66,9 persen menyatakan puas.
Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyebut tingkat kepuasan tersebut tergolong tinggi, terutama jika dibandingkan dengan survei serupa pada awal masa pemerintahan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono pada 2004 dan Presiden ke-7 Joko Widodo pada 2014.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA