INDOZONE.ID - Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan jajaran Kabinet Merah Putih menjalani retret kedua di kediaman pribadinya, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat (Jabar), pada Selasa (6/1/2026).
Kamu harus tahu, bahwa ini merupakan retret kedua bagi jajaran Kabinet Merah Putih. Retret sebelumnya digelar di Akademi Militer Magelang, pada Oktober 2024.
Ternyata, retret kedua ini digelar dengan alasan konsolidasi dan penajaman arah kebijakan pemerintah pada awal 2026.
Lalu, Presiden Prabowo juga menjelaskan, bahwa retret ini bertujuan untuk evaluasi kinerja pemerintah pada setahun terakhir dan memahami kondisi bangsa Indonesia di tengah gejolak dunia.
"Pertimbangan saya kumpulkan adalah pertama untuk kita evaluasi kerja kita tahun lalu, selanjutnya kita memahami kondisi bangsa kita di tengah dinamika dan gejolak dunia," kata Presiden Prabowo dalam taklimatnya, dikutip dari ANTARA, Selasa (6/1/2026).
Presiden Prabowo tak lupa menegaskan, betapa pentingnya menetapkan berbagai langkah strategis pada tahun ini demi menghadapi tantangan nasional.
Baca juga: Loyalitas Menteri Baru Kabinet Merah Putih pada Instruksi Presiden Prabowo
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyatakan pemerintah menghadapi berbagai tantangan pada tahun lalu.
Ia menyinggung berbagai bencana alam, seperti yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Selain tiga provinsi itu, bencana alam turut tejradi di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
Menurutnya, berbagai bencana alam menjadi pengingat betapa rumitnya masalah yang dihadapi pemerintah.
Meski menghadapi berbagai tantangan, Indonesia membuktikan kekuatan, baik kepada rakyat maupun pemangku kepentingan, untuk menghadapi krisis.
"Kita telah mampu dan terus-menerus membuktikan kepada rakyat kita dan sesungguhnya kepada diri kita sendiri, kepada elite kita, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia punya kekuatan. Kita memahami itu dan kita telah membuktikan itu di tahun 2025 dan akan kita buktikan di tahun 2026 ini," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara