Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan. (Instagram/@garudatv.official)
INDOZONE.ID - Ketua Dewan Ekonomi Nasional RI, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, meskipun dunia menghadapi gejolak geopolitik dan perlambatan ekonomi global, posisi Indonesia tetap kuat dan stabil.
Hal ini disampaikan Luhut dalam acara 1 Tahun Prabowo-Gibran yang disiarkan secara live di YouTube Garuda TV, Senin (20/10/2025).
Luhut bercerita saat berkunjung ke Washington, ia bertemu dengan sejumlah pejabat penting Amerika Serikat Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick.
Katanya, Indonesia mendapat apresiasi tinggi dari para pejabat di Washington, terutama setelah pidato Presiden di PBB.
Baca juga: Makan Bergizi Gratis: Luhut Pandjaitan Serukan Program Jangka Panjang
"Apresiasi mereka terhadap Indonesia itu tinggi sekali. Posisi Indonesia itu masih sangat baik," kata Luhut, menyoroti kemampuan pemerintah untuk bernavigasi secara balance di antara kutub ekonomi AS dan Tiongkok.
Luhut menambahkan, partisipasi RI dalam upaya perdamaian Timur Tengah dan kehadiran Presiden Prabowo pada peringatan revolusi di Tiongkok disebutnya memperkuat posisi diplomatik Indonesia di panggung internasional.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya transformasi digital pemerintahan (GovTech) untuk meningkatkan efisiensi birokrasi dan menekan praktik korupsi.
Luhut mengatakan, pemerintah sedang melakukan uji coba sistem GovTech di Kabupaten Banyuwangi yang melibatkan kerja sama dengan World Bank dan Harvard University. Program ini akan menjadi model nasional pada 2025.
Luhut mengambil Vietnam sebagai contoh, di mana negara tersebut berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi 8,22 persen berkat dua faktor utama yakni penerapan teknologi pemerintahan dan regulasi.
Baca juga: Luhut Pandjaitan: Program Makan Bergizi Gratis Harus Berlangsung Sepuluh Tahun
"Kalau yang Vietnam bisa, kita masa enggak bisa," tegas Luhut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/Garuda TV