INDOZONE.ID - Setahun setelah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berjalan, mayoritas masyarakat Indonesia menilai kinerja keduanya berjalan baik dan memuaskan.
Hasil survei nasional yang dirilis oleh PT Indeks Politica Indonesia (IPI) menunjukkan tingkat kepuasan publik mencapai 80,2 persen, gabungan dari responden yang menyatakan “cukup puas” dan “sangat puas”.
Sementara itu, hanya 15,2 persen responden yang menyatakan kurang atau tidak puas, dan 4,6 persen memilih tidak menjawab atau merahasiakan pendapat mereka.
“Artinya, pada satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran, masyarakat puas dan sangat puas dengan kinerja Prabowo–Gibran,” kata Direktur PT IPI Suwadi Idris Amir dalam keterangan di Makassar, Sabtu (18/10/2025).
Menurut Suwadi, hasil survei mencerminkan bahwa publik melihat arah kebijakan pemerintahan Prabowo–Gibran berada di jalur yang benar, dengan tingkat kepercayaan tinggi terhadap stabilitas politik dan visi pembangunan nasional.
Baca juga: Survei: 83,5 Persen Publik Puas Kinerja Setahun Pemerintahan Presiden Prabowo
Beberapa kebijakan unggulan dianggap menjadi faktor pendorong kepuasan publik, antara lain sebagai berikut.
Ketahanan pangan dan revitalisasi sektor pertanian yang dinilai berjalan baik, terutama karena sektor ini masih menjadi tumpuan ekonomi masyarakat.
Penguatan sektor pertahanan nasional, yang dianggap memperkuat stabilitas politik dan keamanan.
Pertumbuhan ekonomi stabil serta diplomasi luar negeri yang aktif dan tegas, menjadikan Indonesia semakin dihormati di kancah internasional.
Peningkatan kualitas pendidikan, sumber daya manusia, dan energi bersih, yang mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dalam survei yang sama, IPI juga mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kinerja menteri-menteri Kabinet Merah Putih.
Hasilnya, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan meraih tingkat kepuasan tertinggi, yakni 10,4 persen, diikuti oleh Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (10,1 persen), dan Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (9,2 persen).
Baca juga: Setahun Prabowo-Gibran, Kementrans Tuntaskan Sertifikat Hak Milik Transmigran yang Tertunda 38 Tahun
Selanjutnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (8,9 persen) dan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (7,3 persen) melengkapi daftar lima besar.
Suwadi menjelaskan, survei dilaksanakan pada 5–12 Oktober 2025, menggunakan 1.220 responden yang tersebar di 38 provinsi, termasuk wilayah dataran tinggi.
Metode yang digunakan adalah multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95–97 persen dan margin of error sekitar 3 persen.
“Untuk survei ini menggunakan responden sebanyak 1.220 orang yang tersebar di 38 provinsi, termasuk responden di wilayah dataran tinggi,” jelas Suwadi.
Dengan hasil tersebut, IPI menilai tingginya kepuasan masyarakat menjadi indikasi kuat bahwa pemerintahan Prabowo–Gibran mampu menjaga stabilitas, kepercayaan publik, dan arah kebijakan yang dinilai pro-rakyat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA