Gedung DPP PPP, Jakarta. (Dok. Google Map)
INDOZONE.ID - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) makin panas usai Muktamar ke-10 di Ancol, Jakarta. Forum yang sempat ricuh itu melahirkan dua klaim ketua umum berbeda.
Satu kubu menyebut Agus Suparmanto resmi terpilih, sementara kubu lain menegaskan Muhammad Mardiono sah jadi Ketum lewat aklamasi.
Anggota Tim Formatur sekaligus mantan Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Muhammad Romahurmuziy atau Rommy, menyatakan pada Minggu (28/9/2025) bahwa Agus Suparmanto terpilih sebagai Ketua Umum periode 2025–2030.
“Kami perlu menegaskan Muktamar ke-10 PPP tahun 2025 telah usai, dan telah terpilih Agus Suparmanto bersama 12 orang formatur yang mewakili DPP dan DPW PPP seluruh Indonesia,” kata Rommy dikutip Antara, Senin (29/9).
Rommy menegaskan, pemilihan Agus sudah sesuai dengan AD/ART partai, termasuk syarat kepemilikan KTA dan pengalaman di eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.
“Itu adalah konsistensi dari apa yang kami terima dari para ulama dalam Silatnas Ulama’il Ka’bah,” jelasnya.
Baca juga: 7 Fakta Panas Muktamar PPP Ricuh: Mardiono Klaim Menang Aklamasi
Di sisi lain, Plt. Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono menyebut dirinya terpilih secara aklamasi dalam forum yang sama. Ia beralasan, keputusan itu diambil untuk menyelamatkan jalannya Muktamar yang sudah dalam situasi darurat.
Menurut Mardiono, sekitar 80 persen peserta mendukung langkah cepat memilih ketua umum tanpa voting.
“Keputusan aklamasi diambil demi menyelamatkan jalannya Muktamar,” ucapnya.
Muktamar ke-10 PPP ricuh. (Antara Foto/Putra M. Akbar)
Namun klaim ini dibantah keras oleh Rommy. Ia menilai pemberitaan yang menyebut Mardiono terpilih sebelum forum selesai adalah upaya memecah belah.
“Palsu, klaim sepihak dan upaya memecah belah PPP,” ucapnya.
Kericuhan dalam Muktamar ke-10 bermula saat Mardiono menyampaikan sambutan. Sejumlah kader berteriak menolak kepemimpinannya dan menuntut perubahan. Suasana memanas hingga berujung baku hantam dan lempar kursi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara