Sabtu, 18 JULI 2026 • 19:22 WIB

Tim SAR Gabungan Perluas Area Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Sulsel

Author

Tim SAR gabungan perluas pencarian korban kecelakaan Kapal Motor Nurul Salsa yang tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Sumsel. (Dok. Basarnas)

INDOZONE.ID - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan memperluas pencarian korban kecelakaan Kapal Motor Nurul Salsa yang tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Perairan Selayar, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sumsel), Rabu (15/7).

Hal tersebut diutarakan langsung oleh Kepala Kantor Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar melalui keterangannya di Makassar, Sabtu (18/7/2026).

"Kami kembali memperluas area pencarian menjadi 448 mil laut (nautical mile/MN) persegi. Seluruh unsur SAR gabungan bekerja secara maksimal dengan membagi sektor pencarian agar proses penyisiran lebih efektif," kata Arif, seperti INDOZONE sadur dari Antara.

Operasi SAR hari keempat melibatkan unsur gabungan dari Basarnas, TNI AL, TNI AU, BPBD, Polair, Syahbandar, Pos SAR Selayar, kapal nelayan, serta berbagai instansi terkait.

Baca juga: Kapal Migran Ilegal Kembali Tenggelam di Malaysia, Kemlu RI Pantau Korban WNI

Pencarian dilakukan dengan membagi wilayah operasi ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU), yakni SRU 1 menggunakan kapal nelayan dari Kepulauan Sabalana untuk menyisir sektor pertama seluas 140 NM persegi di sekitar perairan Pulau Sabalana dan Pulau Mataalang.

Sementara SRU 2 menggunakan Kapal Negara (KN) SAR Kamajaya 104 untuk melakukan pencarian di sektor kedua dengan luas 308 NM persegi, mencakup perairan Pulau Mataalang hingga Selat Makassar.

"Kami juga terus memperhitungkan faktor cuaca, arah angin, dan arus laut sebagai dasar penentuan area pencarian," kata Arif.

Pada operasi hari keempat, dari total 78 orang yang tercatat berada di KM Nurul Salsa, sejumlah 52 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, satu orang ditemukan meninggal dunia, sedangkan 25 orang lainnya masih dalam pencarian.

Baca juga: Basarnas Palu Kerahkan KN SAR Bhisma Cari Kapal Nazila 05 yang Tenggelam di Perairan Taliabu

"Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan terus mengerahkan kemampuan terbaik dalam upaya menemukan seluruh korban yang masih dinyatakan hilang, dan juga hari ini KN Pacitan dari Kendari juga turut membantu pencarian, mohon doanya" ujarnya

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar Andi Sultan menambahkan pada operasi SAR hari keempat, Basarnas mendapat tambahan dukungan armada dan personel dari Kantor Basarnas Kendari serta Maumere.

Tambahan kekuatan, yakni KN SAR Pacitan dari Kantor Basarnas Kendari dengan jumlah personel 28 orang, serta KN SAR Puntadewa dari Kantor Basarnas Maumere yang membawa 15 orang personel.

Kedua kapal SAR tersebut dikerahkan untuk memperkuat unsur laut dalam operasi pencarian 25 korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang. Dukungan dua kantor Basarnas tersebut merupakan bentuk sinergi nasional dalam mempercepat proses pencarian.

"Dukungan ini akan semakin memperkuat kemampuan kami dalam melakukan penyisiran di wilayah pencarian yang cukup luas. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasi, terutama mempertimbangkan dinamika arus laut, arah angin, dan kondisi cuaca di Perairan Selayar," katanya.

Selain itu, evaluasi terus dilakukan terhadap pola pencarian berdasarkan data pergerakan arus dan kondisi meteorologi.

Dengan dukungan dua kapal SAR beserta personelnya dapat mengoptimalkan pembagian sektor pencarian sehingga setiap area prioritas dapat dijangkau secara maksimal.

Dari laporan pencarian hari ini, tim SAR gabungan masih nihil. Rencananya, pencarian dilanjutkan Minggu (19/7/2026) pagi dengan menyisir di pulau kosong tak berpenghuni di sekitar wilayah Pulau Sabalana.

Selain itu, operasi SAR mendirikan tiga posko, yakni Posko Makassar, Posko Selayar, dan Posko Jampea untuk wadah informasi.

Sebelumnya, Kapal KM Nurul Salsa diketahui berlayar dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 05.00 WITA dengan membawa penumpang 78 orang.

Kapal mengalami gangguan mesin di tengah perjalanan pada posisi perairan barat Pulau Polassi atau sekitar 43 NM dari Pelabuhan Benteng Selayar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU