Jumat, 31 OKTOBER 2025 • 19:18 WIB

Warga Pendatang di Yahukimo Diserang Simpatisan KKB Secara Brutal

Author

Pria asal Sulsel kini harus menjalani perawatan medis di rumah sakit usai dirinya diserang secara brutal oleh simpatisan KKB di Papua. (Dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Joko, pria asal Sulawesi Selatan kini harus menjalani perawatan medis di rumah sakit usai dirinya diserang secara brutal oleh simpatisan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yahukimo, Papua. Aparat sendiri kini sudah turun tangan memburu pelaku penyerangan tersebut.

Peristiwa itu sendiri terjadi pada Kamis, 30 Oktober 2025 malam kemarin sekitar pukul 20.10 WIT di Jalan Baliem, Distrik Dekai, Yahukimo, Papua. Korban kala itu berada di salah satu kios dan langsung didatangi pelaku secara tiba-tiba.

Baca juga: Penyebab Kemang Banjir Diungkap Gubernur DKI Jakarta

Tanpa alasan, pelaku yang diduga simpatisan KKB Kodap XVI Yahukimo langsung menyerang korban secara brutal menggunakan senjata tajam. Setelah melukai korban, pelaku langsung melarikan diri.

Di sisi lain, korban yang mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke RSUD Dekai untuk mendapat perwatan medis. Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani membenarkan adanya hal tersebut.

"Kami telah menurunkan tim untuk menyelidiki kasus ini dan memastikan pelaku segera tertangkap. Setiap aksi yang mengancam keselamatan masyarakat tidak boleh dibiarkan," kata Brigjen Faizal Ramadhani dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jumat (31/10/2025).

Baca juga: Penyebab Kemang Banjir Diungkap Gubernur DKI Jakarta

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, menegaskan jika pihaknya terus memperkuat sinergi dengan Polres Yahukimo dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

"Kami meningkatkan patroli dan kegiatan preventif di wilayah Yahukimo. Aparat keamanan akan terus hadir untuk melindungi seluruh masyarakat, baik warga asli Papua maupun pendatang," pungkas Kombes Adarma.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Polda Papua

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU