Sabtu, 12 JULI 2025 • 00:00 WIB

Dalami Kasus Diplomat Kemlu Tewas, Labfor Polri Telisik CCTV di Sekitar Kosan Korban

Author

Diplomat Kemenlu ditemukan tewas dengan kondisi kepala dilakban di kosan Jakpus." data-author="Dok. Polres Metro Jakarta Pusat" data-source="Dok. Polres Metro Jakarta Pusat" data-credit="Dok. Polres Metro Jakarta Pusat" data-watermark="0">Diplomat Kemenlu ditemukan tewas dengan kondisi kepala dilakban di kosan Jakpus. (Dok. Polres Metro Jakarta Pusat)

INDOZONE.ID - Kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berinisial ADP (39) hingga saat ini masih menjadi misteri. Terbaru, Laboratorium Forensik (Labfor) Polri sendiri saat ini tengah berupaya mendalami rekaman CCTV disekitar lokasi indekos korban untuk menguak kasus tersebut.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kapolsek Metro Menteng, Kompol Rezha Rahandhi. Rezha mengungkap jika pihaknya kini sudah mengamankan rekaman CCTV disekitar lokasi indekos tempat korban ditemukan.

"CCTV sudah ada, sudah kita amankan," kata Kompol Rezha kepada wartawan, Rabu (9/7/2025).

Baca juga: Revisi UU Pemerintahan Aceh, Muhammadiyah Dorong Implementasi Syariat dan Kemandirian Ekonomi

CCTV itu sendiri dikatakanya saat ini sudah berada di Labfor untuk dilakukan penelitian. Hasil penelitianya-pun juga belum keluar.

"Kami belum bisa menyimpulkan karena CCTV masih dalam tahap recording di Labfor," ungkapanya.

Sidik Jari Diperiksa

Selain rekaman CCTV, Labfor juga ikut mendalami berkaitan dengan sidik jari. Labfor akan mendalami sidik jari baik di lokasi temuan jasad korban sampai sidik jari yang menempel pada lakban.

Baca juga: Pecahkan Rekor, Bocah 11 Tahun Jadi Juara Dunia Rubik 2025

"Kami menunggu hasil juga dari Labfor untuk pemeriksaan yang sisa lakbannya dan sidik jarinya segala macam yang tertempel gitu, karena kan kita untuk menguji lebih mendalam menunggu hasil autopsi sambil menunggu dari semua itu," papar Rezha.

Diberitakan sebelumnya, diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berinisial ADP (39) ditemukan dalam kondisi tewas di dalam kamar kos-kosannya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa, 8 Juli 2025 pagi kemarin. Jasad korban ditemukan dalam kondisi kepala dilakban.

Pihak kepolisian sendiri hingga kini belum menyimpulkan penyebab kematian korban termasuk belum membongkar alasan kepala korban dilakban. Proses penyelidikan itu sendiri hingga saat ini masih terus dilakukan oleh polisi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU