INDOZONE.ID - Polda Metro Jaya memastikan jika pelaku perampokan maut hingga menewaskan pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT), Ermanto Usman serta membuat istri korban kritis di Kota Bekasi beraksi seorang diri alias tidak berkelompok. Motifnya murni perampokan atas dasar ekonomi.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin. Iman mengungkap jika motif pembunuhan murni terkait ekonomi.
"Motif tersangka murni motif ekonomi," kata Kombes Iman dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Baca juga: Ditangkap Polisi, Ini Tampang Pembunuh Ermanto Usman di Bekasi
Iman memastikan jika pihaknya tidak menemukan indikasi adanya motif lain dari aksi tesangka tersebut.
"Dari fakta-fakta diperoleh kami tidak temukan ke arah sana tapi murni tindak pidana pencurian dan tindak pidana pembunuhan yang menyertai tindakan pencurian yang dilakukan tersangka," ucap Iman.
Tersangka Sudirman alias Yuda juga tidak menargetkan korban secara khusus. Pelaku mulanya hanya melihat rumah korban yang lebih mencolok dibanding rumah-rumah di sekitarnya.
"Kebetulan dalam acaknya si tersangka mencari sasaran melihat di sana ada rumah paling menonjol dan tersangka tertarik mendatangi rumah tersebut," kata Iman.
Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus perampokan maut yang terjadi di sebuah rumah di kawasan Jatibening, Kota Bekasi. Perampokan ini menewaskan pemilik rumah dan membuat istri korban dalam kondisi kritis.
Baca juga: Perampok yang Bunuh Korban Pensiunan JICT di Bekasi Berhasil Ditangkap Polisi!
Peristiwa itu terjadi menjelang waktu sahur. Sang anak mendapati kedua orang tuanya sudah dalam kondisi mengenaskan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan