Ilustrasi jenazah. (Freepik/EyeEm)
INDOZONE.ID - Polda Sulawesi Selatan mengungkap motif penganiayaan senior ke junior yang berakhir tewasnya anggota Dit Samapta Polda Sulsel bernama Bripda Dirja Pratama (19). Persoalan hierarki di barak menjadi alasan penganiayaan.
"Motifnya masalah hirarki," kata Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, kepada wartawan, Rabu (25/2/2026).
Djuhandhani mengungkapkan pelaku kesal terhadap korban karena tidak datang saat dipanggil.
"Senior marah karena junior dipanggil tidak mau menghadap dan saat salat subuh dijemput, lalu dipukuli dan dianiaya, dipukuli" ucap Djuhandhani.
Baca juga: Bripda DP Tewas di Aspol Polda Sulsel Diduga Dianiaya Senior, Propam Periksa Enam Anggota
Diberitakan sebelumnya, seorang anggota Direktorat Samapta Polda Sulsel, Bripda Dirja Pratama, tewas usai dianiaya seniornya. Penganiayaan itu terjadi di asrama Polda Sulsel.
Keluarga korban curiga saat melihat darah keluar dari mulut korban. Lalu, hasil pendalaman Polda Sulsel menetapkan senior korban, yakni Bripda P, sebagai tersangka.
Penetapan tersangka tersebut dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan, pengakuan tersangka, serta kecocokan dengan temuan medis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan