Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 27 JANUARI 2026 • 16:32 WIB

Heboh Gas Tertawa, BNN Beberkan Efek Fatal Penyalahgunaanya

Heboh Gas Tertawa, BNN Beberkan Efek Fatal PenyalahgunaanyaIwan Kurniawan Hasyim dicopot dari jabatannya sebagai Kepala BNN Kota Tasikmalaya, atas dugaan meminta THR kepada PO Bus Budiman. (BNN Official Website)

INDOZONE.ID - Whip Pink (N20) atau gas tertawa belakangan ini muncul dan menarik perhatian publik. Badan Narkotika Nasional (BNN) RI sendiri membeberkan bahaya penyalahgunaan gas tertawa tersebut jika dikonsumsi untuk tubuh.

Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto membeberkan bahaya penyalahgunaan dari gas tertawa ini.

Baca juga: Polda Metro Bekuk Pasutri Bandar Narkoba, Omzet Mereka Mencapai Rutusan Juta

"Penyalahgunaan gas ini untuk efek euforia sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kekurangan oksigen, kerusakan saraf hingga kematian," kata Komjen Suyudi kepada wartawan, Selasa (27/1/2026).

Suyudi mengungkap penggunaan yang disalahgunakan dengan cara inhalan atau dengan cara dihirup dengan tujuan mendapat efek euforia dan halusinasi singkat.

"Penyalahgunaan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan saraf permanen, kekurangan vitamin B12 yang parah hingga risiko kematian akibat kekurangan oksigen (hipoksia)," ucapnya.

Baca juga: Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba di Apartemen Jakbar, Ratusan Butir Ekstasi Disita

Di sisi lain, Suyudi mengungkap bentuk fisik dari gas tertawa yang dikatakanya berbentuk gas, namun tidak mudah terbakar.

"Dia berwujud gas tak berwarna dan tidak mudah terbakar. Apabila dihirup atau dicecap terasa sedikit aroma dan rasa manis," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Heboh Gas Tertawa, BNN Beberkan Efek Fatal Penyalahgunaanya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!