INDOZONE.ID - Meski telah memasuki 40 hari sejak wafatnya almarhum Alvaro, perhatian Polri terhadap keluarga yang ditinggalkan tak pernah surut. Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, melalui Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam, terus memastikan pendampingan trauma healing serta bantuan sosial tetap berjalan.
Pendampingan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial Polri kepada masyarakat yang tengah mengalami duka mendalam. Fokus utama dilakukan untuk membantu keluarga almarhum memulihkan kondisi psikologis agar dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara perlahan.
Baca juga: Hasil Tes DNA-nya Sudah Keluar, Jasad Bocah Alvaro Bakal Dimakamkan Siang Ini
“Walaupun sudah 40 hari pasca pemakaman almarhum Alvaro, perhatian kami tidak berhenti. Kami ingin memastikan keluarga tetap mendapatkan dukungan moril dan psikologis agar bisa bangkit dan menjalani kehidupan dengan lebih tenang,” ujar Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam, Selasa (13/1/2026).
Makam Alm. Alvaro (Sumber: Dok. Kapolsek Pesanggrahan)
Tak hanya pendampingan mental, jajaran Polsek Pesanggrahan juga menyalurkan bantuan sosial sebagai bentuk empati dan solidaritas. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat di wilayah Jakarta Selatan.
Baca juga: Cara Keji Ayah Tiri Renggut Nyawa Bocah Alvaro: Dibekap Handuk, Dicekik hingga Tewas
Dalam kesempatan itu, Kompol Seala Syah Alam juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga almarhum dan warga sekitar yang dinilai aktif menunjukkan kepedulian selama masa duka.
“Terima kasih kepada keluarga dan warga yang terus saling mendukung. Kebersamaan dan kepedulian inilah yang menjadi kekuatan kita bersama dalam menghadapi situasi sulit,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wawancara Kapolsek Pesanggrahan