Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 16 SEPTEMBER 2025 • 20:24 WIB

Kasus Kematian Brigadir Esco, Polisi Periksa Keluarga hingga Tengah Malam

Kasus Kematian Brigadir Esco, Polisi Periksa Keluarga hingga Tengah MalamIlustrasi mayat. (Pixabay)

INDOZONE.ID - Kasus kematian Brigadir Esco di Lombok Barat, masih berjalan. Polisi sudah memeriksa lebih dari 50 saksi, termasuk istri korban yang juga anggota Polri.

Kuasa hukum keluarga mendesak penyidik segera menggelar perkara dan menetapkan tersangka, karena alat bukti dinilai sudah cukup.

Kepolisian Resor Lombok Barat kini memperdalam penyidikan dengan memeriksa keluarga almarhum. Kuasa hukum keluarga, Dr. Lalu Anton Hariawan, menyebut ada dua saksi dari pihak keluarga yang dimintai keterangan hingga tengah malam.

"Ada dua saksi yang diperiksa, salah satunya berinisial R," kata Anton dikutip Antara, Selasa (16/9).

Ia menegaskan, gelar perkara harus segera dilakukan.

"Terlalu lama prosesnya, padahal alat buktinya sudah jelas. Kami minta pekan ini gelar perkara dan tetapkan tersangka," ujarnya.

Baca juga: Fakta Kematian Brigadir Esco, Leher Terikat di Pohon hingga Luka Benda Tumpul

Kekhawatiran Keluarga

Anton khawatir lambannya penanganan bisa memicu aksi demonstrasi baru.

"Kami takutnya ada gelombang demonstrasi lagi dari keluarga korban karena penanganan sangat lamban ini," katanya.

Meski begitu, ia mengaku sudah berupaya menahan pihak keluarga agar tidak melakukan aksi berulang, sembari menunggu kepastian hukum dari kepolisian.

Polisi Sudah Periksa 50 Saksi

AKBP Catur Erwin Setiawan dari Ditreskrimum Polda NTB mengungkapkan, hingga kini lebih dari 50 saksi sudah diperiksa oleh Satreskrim Polres Lombok Barat. Salah satunya adalah istri almarhum Brigadir Esco.

"Istrinya sudah beberapa kali diperiksa. Saat ini dia masih bertugas di Polres Lombok Barat," ujarnya.

Polisi juga sedang mendalami hasil ekstraksi ponsel milik korban dan istrinya, serta hasil laboratorium forensik terkait bercak darah yang ditemukan di sekitar rumah.

Desakan Ambil Alih ke Polda NTB

Pada Kamis (11/9), massa dari keluarga besar Brigadir Esco mendatangi Polda NTB. Mereka meminta agar penanganan kasus ini diambil alih Polda, karena adanya konflik kepentingan terkait posisi istri korban yang juga anggota Polri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kasus Kematian Brigadir Esco, Polisi Periksa Keluarga hingga Tengah Malam

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!