Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 13 SEPTEMBER 2025 • 18:20 WIB

Pengacara Bongkar Peran Oknum TNI di Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab BRI, Begini Aksinya!

Pengacara Bongkar Peran Oknum TNI di Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab BRI, Begini Aksinya!Peran oknum prajurit TNI yang jadi tersangka dalam kasus penculikan dan pembunuhan Kacab BRI. (Dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Adrianus Agaui, pengacara tersangka penculikan Kacab BRI Muhamad Ilham Pradipta (37), mengungkap peran dari oknum prajurit TNI yang terlibat dalam kasus penculikan dan pembunuhan tersebut.

Kuasa hukum menyebut prajurit itu menawarkan rencana penculikan terhadap kliennya.

"Tanggal 18 Agustus 2025 Eras dihubungi oknum berinisial F untuk menawarkan pekerjaan dan mengajak bertemu di Kantin daerah Cijantung," kata Adrianus kepada wartawan seperti dikutip pada Sabtu (13/9/2025).

Baca juga: Terlibat Penculikan dan Pembunuhan Kacab BRI, 1 Prajurit TNI Jadi Tersangka!

Keesokan harinya, Eras beserta para pelaku lain bertemu dengan F. 

Dalam pertemuan itu, lanjut Adrianus, jika F menawarkan pekerjaan menjemput paksa korban.

"Tanggal 20 Agustus 2025, Eras dan kawan-kawan bertemu F di kafe daerah Percetakan Negara sekitar Pukul 09.00 WIB. Pada saat bertemu F menjelaskan rencana jemput paksa korban ke Eras dan apabila korban berhasil dijemput maka Eras harus menyerahkan korban ke tangan kanan bos dan nanti korban akan diantar kembali ke rumahnya oleh tangan kanan bos tersebut dan F menjelaskan ada tim lain yang sedang mengikuti korban," paparnya.

Sekitar pukul 10.00 WIB, F mendapat informasi jika korban berada di Lotte daerah Kramat Jati, Jakarta Timur. Di sinilah Eras dan kelompoknya disebut mulai bekerja.

Eras dan rekan-rekannya memaksa korban untuk masuk ke dalam mobil mereka dan membawa korban untuk diserahkan ke F. 

F meminta korban dibawa ke Tanjung Priok, Jakarta Utara, namun Eras menolak dan memilih membawa korban ke daerah Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Sekitar pukul 18.40 WIB Eras sampai di lokasi penukaran dan korban diserahkan kepada oknum F dan tangan kanan bos. Sekitar pukul 19.00 WIB korban dibawa oleh tangan kanan bos," kata Adrianus.

"Eras dan kawan-kawan serta oknum F bergerak menuju daerah Cempaka Putih tepatnya di Arcici. Sesampainya di Arcici, F menyerahkan uang Rp 45 juta kepada Eras sebagai imbalan pekerjaan mereka. Setelah menerima uang, Eras dan kawan-kawan berpisah dengan F dan kembali ke tempat tinggal mereka," sambungnya.

Baca juga: Personel TNI Diduga Terlibat Penculikan Kacab BRI, Pomdam Jaya Lakukan Pemeriksaan

Seperti yang diketahui, Kacab BRI bernama Muhamad Ilham Pradipta ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di Bekasi. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pengacara Bongkar Peran Oknum TNI di Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab BRI, Begini Aksinya!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!