INDOZONE.ID - Polda Jawa Barat mengungkap motif pembunuhan satu keluarga yang jasadnya dikubur di rumah di daerah Siliwangi, Paoman, Indramayu, Jawa Barat. Kesal perkara sewa mobil jadi latar belakang pembunuhan ini.
"Motif pembunuhan bermula dari rasa dendam tersangka R kepada korban Budi Awaludin (45 tahun)," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa (9/9/2025).
Peristiwa ini bermula saat tersangka menyewa mobil Avanza milik korban. Kala itu, mereka sepakat biaya sewa sebesar Rp 750 ribu.
Baca juga: Sempat Kabur, 2 Pembunuh Sekeluarga di Indramayu Berhasil Ditangkap
Dalam perjalananya mobil tersebut mogok. Tersangka R kemudian meminta uangnya kembali, namun ditolak oleh korban.
"R kemudian meminta uangnya kembali, tetapi Budi menolak dengan alasan sudah digunakan untuk membeli sembako. Dari situlah muncul niat membunuh," ungkapnya.
Pada Kamis, 28 Agustus 2025 sekitar pukul 23.00 WIB, R yang sudah kesetanan mengajak P untuk datang ke rumah korban dengan membawa pipa besi.
Baca juga: Polisi Ungkap Motif Pembunuhan 5 Anggota Keluarga di Indramayu, Pelaku Terancam Hukuman Mati
Setibanya di rumah, ketika melihat korban Budi, pelaku langsung menghajar korban dengan pipa besi yang dia bawa.
Sedangkan tersangka P berperan mengeksekusi bayi dengan menenggelamkannya ke bak mandi, termasuk korban lainnya yang juga dibunuh untuk selanjutnya dimasukkan ke dalam lubang.
"Seluruh jasad dikuburkan di lubang berukuran panjang 4 meter, lebar 1,5 meter, dan kedalaman 4 meter di halaman belakang rumah," ujarnya.
Total, ada empat orang yang tewas dalam aksi keji yang dilakukan R dan P, antara lain Budi, istrinya Euis Juwita (43), anak Budi berinisial RK (7) dan bayi B (8 bulan), serta ayah Budi, Sahroni (76).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Keterangan Pers