Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 16 AGUSTUS 2025 • 10:30 WIB

Jelang HUT RI ke-80 RI, TNI Banyak Terlibat Baku Tembak dengan KKB

Jelang HUT RI ke-80 RI, TNI Banyak Terlibat Baku Tembak dengan KKBIlustrasi KKB (photo/Ilustrasi KKB/Istimewa)
INDOZONE.ID - Menjelang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80, TNI sudah berulang kali terlibat aksi baku tembak dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau yang kerap disebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Baku tembak ini juga membuat anggota KKB bertumbangan.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Pangkoops Habema TNI, Mayjen TNI Lucky Avianto.

Lucky mengungkap hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan masyarakat.

Baca juga: 2 Brimob Tewas Diserang KKB di Papua, Senjata Korban Juga Raib Dirampas

"Rangkaian penyisiran ini merupakan langkah tegas dan terukur untuk menjaga stabilitas keamanan serta melindungi masyarakat," kata Mayjen TNI Lucky Avianto dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan Sabtu (16/8/2025).

Dalam penyisiran tersebut, tak jarang diwarnai aksi kontak tembak yang diawali oleh OPM.

Lucky menyebut pihaknya menyambut serangan tersebut dan melakukan penindakan tegas.

"Aparat melaksanakan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur hukum demi melindungi keselamatan masyarakat,” jelasnya.

Insiden baku tembak pertama terjadi pada 8 Agustus 2025 ketika Koops Habema TNI mendapat informasi dari masyarakat di Kampung Biak, Distrik Mewoluk, Puncak Jaya, diduga menjadi persembunyian OPM jaringan Tenggamati Enumbi. 

Hal ini diperkuat dengan arsip kepolisian, Tenggamati Enumbi pernah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Papua melalui Surat Nomor 01/I/2014/DIT RESKRIMUM tanggal 23 Januari 2014 terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan di Pos Polisi Kulirik, Puncak Jaya. 

"Saat mendekati sasaran, pasukan mendapat tembakan dari arah posisi lawan sehingga terjadi kontak senjata. Tiga anggota OPM tertembak dan salah satunya diduga Tenggamati Enumbi. Kelompok tersebut kemudian melarikan diri ke arah timur sambil membawa korban tertembak,” bebernya.

Di lokasi tersebut, ditemukan pula pistol dan radio HT serta puluhan butir amunisi dan peralatan tempur lainnya.

Baku tembak berikutnya terjadi pada 11 Agustus 2025 di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

“Dalam kejadian tersebut, satu anggota OPM bernama Dece Mujijau yang merupakan tokoh di bawah pimpinan Sabinus Waker, tewas, dua anggota OPM lainnya yakni Daume Maeseni dan Sabinus Joani, mengalami luka tembak,” katanya.

Barang bukti yang ditemukan dalam hal ini ialah
empat butir amunisi kaliber 5,56 mm, satu tas selempang, satu hp android dan satu kalung OPM.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jelang HUT RI ke-80 RI, TNI Banyak Terlibat Baku Tembak dengan KKB

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!