Kebun Binatang Finlandia Kembalikan Dua Panda Raksasa ke China karena Biaya yang Tinggi
INDOZONE.ID - Pada bulan November mendatang, Kebun Binatang Finlandia akan memulangkan dua panda raksasa mereka ke China, jauh lebih awal dari perjanjian semula.
Keputusan ini diambil karena kebun binatang tersebut tidak mampu lagi menanggung biaya perawatan panda-panda tersebut, menurut pernyataan ketua dewan kebun binatang pada Selasa, 24 September 2024.
Dua panda, bernama Lumi dan Pyry, tiba di Finlandia pada Januari 2018, beberapa bulan setelah kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Finlandia.
Dalam kunjungan itu, kedua negara menandatangani perjanjian untuk melindungi satwa panda.
Sejak berdirinya Republik Rakyat China pada 1949, pemerintah China sering mengirim panda ke kebun binatang di luar negeri sebagai cara untuk memperkuat hubungan dagang, diplomatik, dan meningkatkan citranya di luar negeri.
Perjanjian antara Finlandia dan China awalnya menyepakati masa tinggal 15 tahun untuk panda-panda tersebut.
Baca Juga: Momen Lucu Panda yang Berusaha Keluar dari Kandangnya, Bikin Kekacauan dan Penasaran
Hanya saja, kini mereka akan dikarantina selama sebulan sebelum dikirim kembali ke China, menurut Kebun Binatang Ahtari, tempat panda tersebut tinggal.
Kebun binatang ini, yang dimiliki oleh swasta, telah menghabiskan lebih dari 8 juta euro (Rp 135 Miliar) untuk membangun fasilitas bagi kedua panda tersebut.
Setiap tahun, kebun binatang menghadapi biaya operasional sebesar 1,5 juta euro (Rp25 Miliar), termasuk biaya konservasi yang harus dibayarkan ke China, ujar Risto Sivonen, Ketua Dewan Kebun Binatang Ahtari.
Awalnya, kebun binatang berharap kehadiran panda-panda ini akan menarik banyak pengunjung ke wilayah tengah Finlandia.
Namun, kebun binatang malah mengalami peningkatan utang akibat pandemi yang membatasi jumlah pengunjung.
Kebun binatang tersebut kemudian mulai mempertimbangkan untuk mengembalikan panda-panda tersebut.
Baca Juga: Timbang Berat Badan, Reaksi 'Lengket' Bayi Panda di Korea Selatan ini Uwu Banget
Selain itu, inflasi yang terus meningkat juga menambah beban keuangan kebun binatang.
Pada tahun 2023, permohonan bantuan dana kepada pemerintah Finlandia ditolak, sehingga negosiasi untuk memulangkan panda-panda ini telah berlangsung selama tiga tahun, jelas Sivonen.
"Kami akhirnya sampai pada kesepakatan dengan pihak China," ujar Sivonen.
Keputusan untuk memulangkan panda-panda tersebut sepenuhnya merupakan keputusan bisnis kebun binatang dan tidak melibatkan pemerintah Finlandia.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Finlandia menambahkan bahwa langkah ini tidak akan mempengaruhi hubungan bilateral antara Finlandia dan China.
Hingga kini, Kedutaan Besar China di Helsinki belum memberikan tanggapan terkait keputusan ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Channelnewsasia.com