Senin, 20 APRIL 2026 • 20:53 WIB

Iran Tegaskan Belum Ada Rencana Lanjutkan Perundingan Damai dengan AS

Author

Foto yang dirilis oleh Komando Pusat Amerika Serikat melalui akun X mereka (@CENTCOM) pada 18 April 2026 ini memperlihatkan helikopter AH-64 Apache terbang di atas Selat Hormuz saat melakukan patroli pada 17 April 2026. (Reuters)

INDOZONE.ID - Situasi gencatan senjata di Timur Tengah kembali berada di ujung ketidakpastian setelah Iran menyatakan belum memiliki rencana untuk melanjutkan putaran kedua perundingan damai dengan Amerika Serikat.

Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa upaya diplomasi yang diharapkan mampu meredakan konflik dalam waktu dekat masih menghadapi jalan terjal.

Diplomasi Mandek, Ketegangan Kembali Meningkat

Pemerintah Amerika Serikat sebelumnya berharap pembicaraan damai dapat segera dimulai kembali sebelum masa gencatan senjata selama dua minggu berakhir pada pekan ini. Namun, harapan tersebut tampaknya belum bisa terwujud.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, pada Senin (20/4), menegaskan bahwa saat ini tidak ada agenda lanjutan untuk negosiasi dengan Washington.

Menurutnya, Amerika Serikat dinilai tidak menunjukkan keseriusan dalam menjalankan jalur diplomasi.

Baca juga: Selat Hormuz Ditutup Iran, Ini Negara yang Masih Boleh Melintas dan yang Dilarang

Iran Tuduh AS Langgar Kesepakatan Gencatan Senjata

Iran bahkan melontarkan tuduhan serius terhadap Amerika Serikat, dengan menyebut adanya sejumlah pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang baru berlangsung selama dua minggu.

Beberapa tindakan yang dianggap sebagai pelanggaran antara lain:

- Serangan terhadap kapal kargo Iran pada awal pekan ini
- Blokade laut oleh angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran
- Keterlambatan implementasi gencatan senjata di wilayah Lebanon

Baghaei menilai langkah-langkah tersebut sebagai bukti nyata bahwa komitmen terhadap perdamaian belum dijalankan secara konsisten.

Baca juga: Trump Sebut Negosiasi AS-Iran Mengarah ke Perdamaian, Benarkah?

Masa Depan Gencatan Senjata Dipertanyakan

Dengan kondisi ini, masa depan gencatan senjata yang saat ini berlaku menjadi semakin tidak pasti. Ketegangan berpotensi kembali meningkat jika kedua pihak tidak segera menemukan titik temu.

Di sisi lain, komunitas internasional terus memantau perkembangan situasi dengan harapan konflik tidak kembali memanas dan meluas ke kawasan lain.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU