Jumat, 20 MARET 2026 • 10:50 WIB

Rusia Serukan Semua Pihak untuk Hentikan Perang di Teluk, Tawarkan Mediasi

Author

Sejumlah kendaraan Israel terbakar akiibat rudal Iran yang diluncurkan sebagai respons serangan AS dan Israel. (REUTERS/Itai Ron)

INDOZONE.ID - Moskow kembali angkat bicara di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah. 

Rusia pada Kamis (19/3/2026) mengeluarkan seruan baru untuk mengakhiri permusuhan di kawasan Teluk, dengan langkah pertama yang harus diambil adalah penghentian serangan oleh Amerika Serikat dan Israel.

Dalam pernyataan yang dimuat di situs resmi kementerian luar negeri, Rusia menegaskan bahwa konflik saat ini adalah akibat dari "agresi tak beralasan" yang dilakukan AS dan Israel. Moskow mendesak penghentian permusuhan secepat mungkin.

Baca juga: Mantan Direktur FBI James Comey Dipanggil Paksa, Jadi Target Investigasi Pemerintahan Trump

Tawaran Mediasi dari Kekuatan Global

Yang menarik, Rusia tidak hanya menyerukan gencatan senjata, tapi juga menawarkan diri untuk menggunakan pengaruh diplomatiknya. 

"Rusia, bersama China, Turki, dan pihak-pihak lain yang sepaham, siap membantu penyelesaian konflik dan upaya mencari solusi perbedaan melalui cara diplomatik-politik," bunyi pernyataan tersebut.

Moskow menegaskan bahwa langkah pertama menuju perdamaian harus dimulai dengan kesepakatan cepat dari AS dan Israel untuk menghentikan "petualangan militer" mereka.

Baca juga: Operasi Kejar Bos Kartel di Sinaloa Meksiko Berujung Baku Tembak, 11 Tersangka Tewas

Kepentingan Rusia di Tengah Konflik

Rusia memiliki hubungan yang unik dengan Iran, yaitu "kemitraan strategis", meskipun perjanjian ini tidak sampai pada level pakta pertahanan bersama. 

Di sisi lain, Moskow juga berkepentingan menjaga hubungan baik dengan Washington.

Posisi ini membuat Rusia berusaha berada di tengah: menyerukan de-eskalasi sambil menawarkan diri sebagai mediator yang kredibel. 

Moskow juga menyatakan dukungannya untuk pengembangan keamanan kolektif di Teluk yang bertujuan membangun perdamaian abadi dan kerja sama antara semua negara di kawasan.

Baca juga: Serangan Israel di Gaza Terus Berlanjut, Tiga Orang Tewas di Tengah Evakuasi Medis Terbatas

Seruan Rusia ini menambah daftar panjang pihak internasional yang mencoba meredakan ketegangan, meskipun sejauh ini upaya diplomatik belum membuahkan hasil signifikan di tengah pertempuran yang masih berlangsung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU