Rabu, 21 JANUARI 2026 • 21:12 WIB

Presiden Prabowo Subianto Akan Pidato di World Economic Forum 2026: Beri Inspirasi via Implementasi MBG di Indonesia

Author

Presiden RI, Prabowo Subianto. (YouTube/Sekretariat Presiden)

INDOZONE.ID - Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada 22 Januari mendatang. 

WEF 2026 diselenggarakan pada 19 hingga 23 Januari dengan tema “A Spirit of Dialogue”. Pertemuan tahunan ini akan menghadirkan para pemimpin dari pemerintahan, dunia usaha, dan masyarakat sipil, untuk membahas prioritas yang membentuk arah tahun mendatang.

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo dijadwalkan untuk menyampaikan pidato kunci di hadapan para pemimpin dunia dan pelaku ekonomi. 

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Jaya menjelaskan, Presiden Prabowo akan berdiaolog dengan para CEO perusahaan terkemuka dunia. Itu diungkapkannya saat Presiden Prabowo bertolak ke Inggris dan Swiss pada Minggu 18 Januari 2026.

“Presiden Prabowo juga akan melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan terkemuka mancanegara,” jelas Seskab Teddy, dikutip dari Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Rabu (21/1/2026).

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo berpidato karena Indonesia jadi contoh besar dari konsep “berinvestasi pada manusia” dapat diterapkan secara nyata. Ini berkaca pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintahan Presiden Prabowo yang menyasar anak-anak sekolah dan ibu hamil.

Baca juga: Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan yang Terbukti Langgar Pemanfaatkan Kawasan Hutan

Melansir dari Instagram @worldvisualized, evaluasi menunjukkan program MBG telah mencapai 72 persen tingkat implementasi dengan sekira 60 juta penerima manfaat.

“Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo Subianto, yang menyasar anak-anak sekolah dan ibu hamil, telah mencapai 72 persen tingkat implementasi, dengan sekitar 60 juta penerima manfaat,” bunyi keterangan dari Instagram @worldvisualized.

“Dari sisi skala, angka ini setara dengan sekitar sembilan kali jumlah penduduk Singapura, dan dijalankan sebagai kebijakan terpadu di bidang kesehatan masyarakat dan pendidikan,” sambungnya. 

Diketahui, Indonesia telah melampaui 50 juta penerima manfaat MBG dalam waktu sekira setahun. Pencapaian itu lebih cepat dari program nasional negara-negara lainnya, termasuk India dan Brasil.

“Indonesia dilaporkan berhasil melampaui 50 juta penerima manfaat dalam waktu sekitar satu tahun, mencapai ambang tersebut lebih cepat dibandingkan garis waktu yang umumnya dikaitkan dengan berbagai program nasional besar lainnya, termasuk di India dan Brasil,” tegasnya.

Sebelum ke Swiss, Presiden Prabowo Subianto Kunjungi Inggris

Sebelum ke WEF 2026, di Swiss, Presiden Prabowo lebih dulu ke London, Inggris. Di sana, Presiden Prabowo bertemu dengan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer. Sejumlah kerja sama strategis akan dibahas dalam pertemuan tersebut.

Selain itu, Presiden Prabowo bertemu dengan Raja Charles III. Salah satu agenda utama dalam pertemuan itu adalah pembahasan isu pelestarian alam dan lingkungan hidup.

Semua kunjungan Presiden Prabowo ini menunjukkan peran aktif Indonesia di dunia internasional. Indonesia pun memperkuat posisinya di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Instagram

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU