Setelah Tewaskan Ratusan Penduduk Palestina, Kini Israel Nyatakan Gencatan Senjata Kembali Berlaku
INDZONE.ID - Militer Israel menyatakan gencatan senjata dengan Kelompok Perlawanan di Palestina, Hamas, kembali berlaku, Rabu (29/10/2025).
Beberapa jam sebelum pengumuman tersebut, sejumlah saksi mata, justru menyaksikan serangan Israel ke sebuah masjid pengungsian di Kawasan Sabra, tak jauh dari Kota Gaza.
Gencatan senjata Israel dengan Hamas, sebenarnya diteken 10 Oktober lalu.
Namun, sejak perjanjian berisi 20 poin kesepakatan itu ditandatangani, Israel berulang kali menggempur Wilayah Gaza.
Baca juga: DPD RI Kenalkan “Sena”, Vtuber Resmi Pembawa Berita dari Senayan!
Serangan pada Selasa (28/10/2025) sore saja menewaskan 91 penduduk sipil Palestina, 35 di antaranya merupakan anak-anak.
Ratusan, bahkan ribuan warga Palestina diperkirakan tewas setelah gencatan senjata diteken. Kecaman internasional atas tindak tanduk Israel tak menyurutkan serangan.
Israel menyebut aksi itu sebagai balasan atas kematian seorang tentaranya. Keputusan itu bahkan mendapat dukungan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Hamas membantah keras terlibat dalam kematian tersebut. Di sisi lain, Israel tidak bisa membuktikan tuduhannya. Hamas tetap teguh menegaskan komitmennya pada kesepakatan gencatan senjata.
Serangan Israel ke Palestina terjadi sejak Oktober 2023. Akibatnya, 68.500 warga Palestina, yang kebanyakan perempuan dan anak-anak, tewas. Sementara itu, 170 ribu orang terluka akibat serangan brutal Israel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TRT World