Guru besar sekolah tinggi intelejen negara (STIN) AM Hendropriyono menegaskan agresi Israel ke Palestina bukanlah urusan Indonesia, tapi tangunggjawab bangsa Arab dan Yahudi.
"Urusan Indonesia adalah nasib kita dan hari depan anak cucu kita," ucap Hendropriyono, Selasa (18/5) kemarin.
Hendropriyono menyebutkan telah banyak orang yang terbawa arus pengkhianatan mendukung ideologi khilafah, kapitalisme, komunisme, liberalisme dan ideologi asing apapun.
“Kalau ada yang melecehkan saya karena membela filsafat dasar bangsa kita, Pancasila, tolong merapatkan barisan dengan saya untuk membela diri, bangsa kita sendiri. Ironis sekali orang yang mengkritik saya membela Pancasila, demi membela negeri sendiri, tapi dia menggebu-gebu membela Palestina,” katanya.
Menurutnya, negara Indonesia harus tetap berdiri dengan ideologi Pancasila dan belajar dari negera yang telah hancur, yakni Suriah, Libya, Afganistan dan Yaman.
“Kita harus tetap berdiri di atas Tanah Air bangsa kita sendiri. Bukan di atas tanah Palestina, bukan Israel, bukan Arab,” ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: