Rabu, 02 JULI 2025 • 14:01 WIB

Israel Lenyapkan 56 Ribu Nyawa Warga Gaza, Trump Klaim Akan Ada Gencatan Senjata 60 Hari

Author

Ssa-sisa bangunan menara yang hancur dalam serangan udara Israel, di tengah gencarnya hubungan Israel-Palestina, di Kota Gaza 12 Mei 2021. (photo/REUTERS/Suhaib Salem)

INDOZONE.ID - Perang Israel di Jalur Gaza sejak Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 56.647 warga Palestina. Di tengah meningkatnya tekanan internasional, Donald Trump menyebut Israel sudah setuju untuk gencatan senjata selama 60 hari.

Sejak serangan Israel dimulai Oktober lalu, sedikitnya 56.647 warga Palestina tewas, berdasarkan data terbaru dari Kementerian Kesehatan Palestina, Selasa (1/7/2025).

Dalam 24 jam terakhir saja, 116 jenazah berhasil dievakuasi, dengan 463 korban luka-luka. Total korban luka sejak awal agresi kini mencapai lebih dari 134 ribu orang.

“Banyak korban masih terperangkap di bawah reruntuhan dan di jalanan karena tim penyelamat tidak dapat menjangkau mereka,” tambah Kementerian Palestina dikutip dari Anadolu via Antara, Rabu (2/7/2025).

Israel kembali menggempur Gaza sejak 18 Maret lalu, meski sebelumnya sempat menyetujui gencatan senjata dan pertukaran tahanan pada Januari.

Sejak serangan lanjutan itu, 6.315 warga Palestina tewas, dan 22.064 lainnya terluka.

Baca juga: Donald Trump Sebut Israel Setuju Gencatan Senjata Selama 60 Hari di Gaza

Dunia Internasional Tekan Israel

Situasi ini bikin tekanan internasional ke Israel makin besar. Mahkamah Pidana Internasional (ICC) bahkan telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap PM Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menhan Yoav Gallant, atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Sementara itu, Israel juga tengah menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional (ICJ).

Baca juga: WNI Ditangkap di Myanmar karena Masuk Secara Ilegal dan Bertemu Kelompok Bersenjata

Israel Setuju Gencatan Senjata

Di tengah panasnya konflik, mantan Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa Israel telah setuju pada syarat-syarat gencatan senjata selama 60 hari.

“Israel telah menyetujui persyaratan yang diperlukan untuk merampungkan GENCATAN SENJATA 60 hari, di mana selama waktu tersebut kami akan bekerja dengan semua pihak untuk mengakhiri perang,” tulis Trump di platform Truth Social.

Menurut Trump, timnya sudah melakukan pertemuan panjang dengan pejabat Israel. Qatar dan Mesir disebut bakal menyampaikan proposal final gencatan senjata kepada Hamas.

“Saya berharap, demi kebaikan Timur Tengah, Hamas menerima kesepakatan ini, karena situasinya tidak akan menjadi lebih baik — HANYA AKAN MENJADI LEBIH BURUK,” tambah Trump.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU