Sabtu, 14 JUNI 2025 • 18:55 WIB

Eurostar Akan Hadirkan Kereta Cepat Langsung dari Inggris ke Swiss pada Awal 2030-an

Author

Ilustrasi kereta di Eropa

INDOZONE.ID - Kebangkitan transportasi kereta api di Eropa kian menguat, seiring dengan rencana ambisius operator kereta cepat Eurostar yang akan memperluas jaringan pelayanannya ke berbagai negara. 

Eurostar mengumumkan bahwa mereka akan memperkenalkan layanan kereta langsung dari London menuju dua kota utama Eropa: Frankfurt di Jerman dan Jenewa di Swiss.

Langkah besar ini menandai dimulainya apa yang oleh Eurostar disebut sebagai “era keemasan baru perjalanan internasional yang berkelanjutan.” Inisiatif ini tidak hanya memperluas jangkauan, tetapi juga memperkuat layanan pada rute-rute yang sudah populer.

Dalam pengumuman resminya, Eurostar menyatakan akan menghubungkan langsung Stasiun London St Pancras International dengan Frankfurt dan Jenewa.

Baca juga: Panjat Pohon untuk Cari Pakan Ternak, Pria di Bantaeng Tewas Tersengat Listrik

Dengan waktu tempuh yang diperkirakan hanya sekitar lima jam ke Frankfurt dan lima jam dua puluh menit ke Jenewa, opsi kereta api menjadi alternatif menarik dibandingkan penerbangan.

“Kami ingin menjadikan perjalanan kereta sebagai pilihan utama, terutama untuk tujuan bisnis ke kota-kota besar seperti Frankfurt dan Jenewa,” ungkap CEO Eurostar, Gwendoline Cazenave. “Destinasi ini adalah pusat keuangan utama yang sangat potensial.”

Selain menjadi pusat bisnis, Frankfurt dan Jenewa juga dikenal sebagai kota dengan kekayaan budaya, arsitektur menawan, serta menjadi tuan rumah berbagai acara internasional.

Untuk merealisasikan proyek ambisius ini, Eurostar berencana menginvestasikan sekitar €2 miliar guna membeli hingga 50 unit kereta baru. 

Target peluncuran layanan ini ditetapkan pada awal dekade 2030, namun masih bergantung pada penyelesaian sejumlah tantangan logistik.

Baca juga: Ajaib, Kronologi Lengkap Wanita Ini Lolos dari Kecelakaan Pesawat Air India: Terima Kasih Kemacetan!

Beberapa tantangan yang dihadapi meliputi peningkatan fasilitas penumpang di stasiun tujuan, pembangunan pos pemeriksaan perbatasan baru, hingga negosiasi akses jalur kereta antarnegara.

Meski demikian, Gwendoline Cazenave tetap optimistis. “Kami mendapat dukungan kuat dari pemerintah dan penumpang yang antusias. Ini menjadi kekuatan besar untuk mewujudkan proyek ini.”

Bersamaan dengan rencana ekspansi internasional, Eurostar juga akan meningkatkan frekuensi perjalanan pada rute-rute favorit. 

Salah satu yang paling mencolok adalah penambahan jumlah perjalanan pulang-pergi harian dari London ke Paris, dari 17 menjadi 20.

Selain itu, mulai 9 September mendatang, layanan ke Amsterdam juga akan ditingkatkan menjadi empat kali sehari, dan meningkat menjadi lima layanan harian pada pertengahan Desember.

Baca juga: Viral Mobil Parkir Lama di Margonda Depok, Dicek Ternyata Sopirnya Tewas

Saat ini, Eurostar telah melayani rute-rute utama seperti London–Paris, London–Brussels, dan London–Amsterdam. Selama musim dingin, Eurostar juga menyediakan layanan musiman menuju Pegunungan Alpen Prancis bagi para pecinta olahraga salju. Di luar itu, Eurostar juga mengoperasikan jaringan antarkota di Belgia, Prancis, Jerman, dan Belanda.

Pada tahun lalu, Eurostar mencatat 19,5 juta penumpang, meningkat lima persen dari 18,6 juta penumpang di tahun 2023. Rute tersibuk adalah London–Paris dengan 280.000 penumpang, disusul London–Brussels dengan 250.000 penumpang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Euronews.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU