Selasa, 31 DESEMBER 2024 • 10:56 WIB

Basarnas Kendari Selamatkan 509 Orang Sepanjang 2024, Kasus Meningkat 9,46 Persen

Author

Tim SAR Basarnas Kendari saat mengevakuasi korban.

INDOZONE.ID - Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari, Sulawesi Tenggara, telah berhasil menyelamatkan 509 orang selama operasi yang berlangsung dari Januari hingga Desember 2024.

Kepala Basarnas Kendari, Aminuddin P.S, saat ditemui di Kendari pada Selasa, menjelaskan bahwa pihaknya menangani 74 kejadian sepanjang periode tersebut.

Rinciannya mencakup 31 kasus kecelakaan kapal, 40 kasus kondisi yang membahayakan manusia, dan tiga kasus bencana.

Baca Juga: Banjir Kendari, 31 Orang Berhasil Dievakuasi Basarnas

"Untuk korban yang selamat ada 509 orang, meninggal 26 orang, dan korban hilang sebanyak 11 orang," kata Aminuddin, Selasa (31/12/2024).

Ia menyampaikan bahwa jumlah total bencana yang terjadi di wilayah kerja Kantor Basarnas Kendari selama tahun 2024 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, yang hanya mencatat 67 kasus.

"Tahun 2023 ada 67 kasus. Mengalami kenaikan sebesar 9,46 persen," ujarnya.

Aminuddin menyebutkan bahwa pada tahun 2024, kasus kondisi membahayakan manusia menjadi yang paling dominan di wilayah kerja Basarnas Kendari. Jumlah kasus tersebut meningkat dari 24 pada tahun sebelumnya menjadi 40 kasus di tahun 2024.

Baca Juga: Nekat! Pria asal Pinrang Ini Selundupkan Sabu ke Dalam Lapas Kendari

"Sementara untuk kecelakaan kapal turun, di mana tahun lalu mendominasi sebanyak 43 kasus, dan tahun 2024 ini terdapat 31 kasus. Menurun 38,71 persen," ungkap Aminuddin.

Ia juga menjelaskan bahwa untuk operasi kasus kondisi membahayakan manusia yang diterkam buaya pada tahun 2024 terjadi tiga kasus, yaitu di Kabupaten Konawe Utara, Buton Tengah, dan Kabupaten Muna Barat.

"Sedangkan tahun sebelumnya terdapat empat kasus, dua kasus di Konawe Selatan, satu kasus di Buton Utara, dan satu kasus di Kabupaten Kolaka Timur," jelasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU