Rabu, 25 DESEMBER 2024 • 20:15 WIB

Viral! Uang Palsu Ramai Beredar saat Nataru: Berikut Ciri-Ciri Uang Asli dan Cara Membedakannya versi Bank Indonesia

Author

Ilustrasi uang palsu pecahan 50 Ribu (Pixabay)

INDOZONE.ID - Peredaran uang palsu akhir-akhir ini kembali marak terjadi Indonesia. Penyebabnya adalah terungkapnya pabrik uang palsu di kampus UIN Alauddin Makassar.

Ironisnya uang palsu tersebut beredar menjelang momen nataru di mana banyak transaksi memakai uang kertas pada momen tersebut.

Tidak tanggung-tanggung 17 orang tersangka ditetapkan sebagai tersangka pada kasus pabrik uang palsu yang ditemukan di kampus UIN Alauddin Makassar, termasuk Kepala Perpustakaan UIN Alauddin Makassar.

Hal ini tentu saja menimbulkan keresahan bagi masyarakat, khususnya di Sulawesi Selatan. Peredaran uang palsu menjamur di Sulawesi Selatan sejak terungkapnya kasus pabrik uang di Kampus UIN Alauddin Makassar.

Baca Juga: Uang Palsu? Berikut Tips Membedakannya dari Bank Indonesia

Bahkan menurut Kepala Bank Indonesia Sulsel, Rezky Ernadi Wimanda mengaku kalau “Pembuatan uang palsu (di UIN Alauddin Makassar) bahkan menggunakan benang khusus yang menyerupai uang aslinya”, ujarnya.

Lazimnya di perayaan Nataru, daya konsumsi masyarakat Indonesia cenderung meningkat, kondisi ini menyebabkan transaksi jual beli ramai di masyarakat. Tentu saja kita tidak ingin menjadi korban dalam tindak kejahatan pemalsuan uang.

Ilustrasi uang palsu. (Antara)

Menurut Bank Indonesia, pemalsuan uang sering beredar di pasar tradisional dan toko-toko kecil dengan cara dibelanjakan saat pengujung toko dan pasar lagi ramai.

Pasalnya pada umumnya ketika ramai, pedagang tidak punya banyak waktu untuk cek keaslian uang.

Baca Juga: Viral Uang Palsu dari Kampus UIN Alauddin Makassar Diduga Telah Beredar di Sulawesi, Netizen Ikut Deg-degan

Ciri-Ciri Uang Rupiah yang Asli

Bank Indonesia adalah lembaga yang diberikan kewenangan untuk mengeluarkan dan mengedarkan uang rupiah.

Dalam menetapkan ciri-ciri dan benang pengaman uang rupiah yang asli, Bank Indonesia selalu mengutamakan kepentingan umum supaya mudah mengenali ciri-ciri uang rupiah yang asli, tetapi di sisi lain sulit untuk dipalsukan.

Berikut ini berbagai unsur di sebuah uang yang dianggap asli:

1. Bahan Baku Uang Kertas Rupiah yang Asli

  • Bahan Serat Kapas: Uang kertas rupiah yang asli terbuat dari kertas khusus yang berbahan serat kapas
  • Benang Pengaman: Pada uang kertas yang asli terdapat benang pengaman yang dianyam pada uang kertas rupiah pecahan Rp100.000, Rp50.000, dan Rp20.000. Terkhusus untuk pecahan Rp100.000 dan Rp 50.000 dapat berubah warna jika dilihat dari sudut pandang tertentu.
  • Tanda Air (Watermark): Terdapat tanda air (watermark) pada seluruh uang kertas pecahan bergambar pahlawan. Khusus pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, dan Rp10.000 terdapat electrotype berupa logo BI dan ornamen tertentu yang dapat terlihat jika diterawang ke arah cahaya.

2. Desain Uang Kertas Rupiah yang Asli

Uang kertas rupiah yang asli memiliki desain, ukuran, dan warna uang yang terlihat terang, jelas, dan khusus sehingga mudah dikenali secara kasat mata.

3. Teknik Cetak

Sebagian unsur pengaman pada uang kertas Rupiah yang asli dibuat menggunakan teknik cetak yang dapat dikenali dengan cara 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang)

Tinta dapat Berubah Warna (Colour Shifting Ink)

Gambar perisai yang didalamnya terdapat logo Bank Indonesia bisa berubah warna jika melihat dari sudut pandang yang berbeda, Untuk pecahan Rp100.000 dan Rp50.000 akan berubah dari warna merah keemasan menjadi hijau, sementara untuk pecahan Rp20.000 berubah dari warna hijau ke ungu.

Gambar Tersembunyi (Multicolour Indent Image)

Ada gambar tersembunyi multiwarna berupa angka yang dapat terlihat dari sudut pandang tertentu

  • Pada pecahan Rp100.000 terdapat gambar tersembunyi yaitu angka 100 dengan kombinasi warna merah, kuning, dan hijau
  • Pada pecahan Rp50.000 terdapar gambar tersembunyi yaitu angka 50 dengan kombinasi warna merah, kuning, dan biru
  • Pada pecahan Rp20.000 terdapat gambar tersembunyi yaitu angka 20 dengan kombinasi warna merah, kuning, dan hijau
  • Pada pecahan Rp10.000 terdapat gambar tersembunyi yaitu angka 10 dengan kombinasi warna ungu, biru, dan kuning.

Gambar Tersembunyi (Latent Image)

Bagian Depan

Terdapat gambar tersembunyi berupa tulisan BI dalam bingkai persegi panjang yang dapat dilihat pada sudut pandang tertentu. Gambar ini terlihat di seluruh nominal pecahan uang kertas berupan tulisan BI serta angka 5,2, dan 1 yang dapat terlihat dari sudut pandang tertentu.

Bagian Belakang

Terdapat gambar tersembunyi berupa angka 100,50,20, dan 10 yang dapat dilihat dari sudut pandang tertentu pada uang kertas pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, dan Rp10.000.

Teknik Cetak Khusus

Beberapa komponen seperti gambar utama, lembaga negara, angka nominal, huruf terbilang, dan frasa Negara Kesatuan Republik Indonesia akan terasa kasar jika diraba, karena ada:

  • Kode tuna netra (blind code)
  • Terdapat pasangan garis pada sisi kanan dan kiri uang yang kasar jika diraba
  • Gambar saling isi (rectoverso)
  • Logo BI akan kelihatan utuh jika diterawang mengahdap cahaya

Membedakan Uang Asli Atau Palsu

Membedakan mana uang Rupiah yang asli atau palsu dapat dilakukan dengan metode 3 D, yaitu (Dilihat, Diraba, dan Diterawang)

Dilihat

Metode dilihat dapat dilakukan dengan perubahan warna benang pengaman pada pecahan Rp100.000 dan Rp50.000, perisai logo BI pada pecahan Rp100.000, Rp.50.000, Rp20.000, Rp.10.000.

Menemukan angka berwarna tersembunyi pada pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp.20.000, Rp.10.000 dan gambar tersembunyi berupa tulisan BI dan angka.

Diraba

Setelah melakukan metode dilihat secara keseluruhan, selanjutnya dilakukan metode diraba uang yang diduga keasliannya meragukan.

Jika uang yang kalian raba terasa kasar pada gambar utama, gambar lambang negara, angka nominal, huruf terbilang, frasa kesatuan Negara Republik Indonesia, dan tulisan Bank Indonesia maka uang tersebut adalah uang asli.

Sementara khusus untuk kaum tuna netra, mereka bisa meraba blind code di sisi kiri dan kanan untuk mengenali nilai nominal dan keaslian uang kertas mereka

Diterawang

Setelah melihat dan meraba, metode terakhir yang dilakukan dengan cabang diterawang. Pecahan uang kertas diangkat dan pantulkan ke arah cahaya.

Kalian bisa menemukan gambar pahlawan, gambar ornamen pada pecahan tertentu, dan logo BI yang terlihat utuh.


Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Bankindonesia

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU