Rabu, 27 NOVEMBER 2024 • 21:05 WIB

Polisi Penembak Pelajar SMK di Semarang Kini Ditahan di Tempat Khusus

Author

Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim (kiri), Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho (kanan).

INDOZONE.ID - Bidang Provesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Jawa Tengah akhirnya melakukan penahanan terharap Aipda R. Aipda R diketahui merupakan anggota polisi yang menembak siswa SMK di Semarang berinisial GRO (17) hingga berujung korban tewas.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim. Abdul Karim memastikan jika Aipda R sudah dilakukan penahanan di tempat khusus alias dipatsuskan.
 
"Ya kalau dipatsuskan sudah," kata Abdul Karim kepada wartawan di Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2024).
 
Baca Juga: Serang Polisi saat Tawuran, Siswa SMK di Semarang Tewas Ditembak
 
Abdul sendiri belum berkomentar lebih dalam mengenai kasus tersebut. Dia hanya menyebut jika penanganan kasus di Semarang dilakukan secara transparan tanpa ada yang ditutup-tutupi.
 
"Yang penting semua kita transparan libatkan eksternal. Tidak ada yang kita tutupi,' ungkap Abdul Karim.
 
Terpisah, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto menyebut status Aipda R dalam persoalan etik masih sebagai terperiksa. Dia ditahan lantaran penggunaan tindakan yang berlebihan.
 
"Anggota tersebut saat ini sedang dilakukan penahanan untuk proses pemeriksaan oleh Bid Propam Polda Jateng terkait dugaan penggunaan tindakan yang berlebihan. Sedangkan untuk laporan pidana ditangani Ditkrimum," kata Artanto.

Tewas Ditembak Polisi

Diberitakan sebelumnya, seorang pelajar SMK di Semarang berinisial GRO (17) tewas usai terkena tembakan polisi beberapa waktu lalu. Penembakan ini dilepas saat polisi membubarkan aksi tawuran.
 
Peristiwa ini bermula saat adanya aksi tawuran antar dua kelompok yang melibatkan korban. Polisi sendiri langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pembubaran.
 
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar sebelumnya mengatakan jika korban tergabung dalam suatu geng yang terlibat tawuran. Korban saat itu ditembak lantaran melakukan penyerangan terhadap polisi saat polisi melakukan upaya pembubaran tawuran.
 
Baca Juga: Siswa SMK Tewas Ditembak Polisi, Begini Kronologi Versi Kapolres Semarang
 
"Dilakukan upaya untuk melerai, namun kemudian ternyata anggota polisi informasinya dilakukan penyerangan sehingga dilakukan tindakan tegas," kata Kombes Irwan Anwar sebelumnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU