Minggu, 16 JUNI 2024 • 06:05 WIB

Parah! Tembok Keraton Kasunanan Surakarta Jadi Sasaran Vandalisme

Author

Tembok Keraton Kasunanan Surakarta bagian luar sebelah barat menjadi sasaran aksi vandalisme atau corat-coret.

INDOZONE.ID - Tembok Keraton Kasunanan Surakarta bagian luar sebelah barat menjadi sasaran aksi vandalisme atau corat-coret.

Dari pantauan di lapangan, sepanjang tembok dari utara ke selatan penuh dengan corat coret berbagai tulisan dan gambar.

Tidak hanya vandalisme, banyak spanduk-spanduk yang juga ditempel di tembok bangunan bersejarah ini.

"Itu sudah lama penuh corat coret," ujar salah satu warga RT 1 RW 03 Kelurahan Gajahan, Eni Nur Wahyuni, Sabtu (15/6/2024).

Baca Juga: Long Weekend Hari Raya Idul Adha 2024, 174 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Menurutnya itu sangat disayangkan dan bisa merusak bangunan mengingat itu adalah peninggalan sejarah.

Kemungkinan aksi corat coretnya itu malam hari yang kondisinya sepi, kalau siang pastinya ramai dan bisa ketahuan.

Tembok Keraton Kasunanan Surakarta bagian luar sebelah barat menjadi sasaran aksi vandalisme atau corat-coret.

"Risih saya melihatnya dan jadi kumuh. Aksinya itu malam hari yang kondisinya sepi dan tidak terpantau," kata anggota Linmas Kelurahan Gajahan ini.

Menurutnya kondisinya cukup banyak dan hampir merata di sepanjang tembok. Dulu setiap tahun tembok keraton itu sempat dicat, tapi tidak berlangsung lama dicoret-coret lagi.

Baca Juga: Gedung Graha CIMB di Sudirman Terbakar, 70 Personel Damkar Dikerahkan Padamkan Api!

"Itu makin parah kondisinya, semakin banyak. Biasanya tiap tahun dicat, tapi dicorat-coret lagi. Eman-eman sekali, itu kan cagar budaya," sambungnya.

Sebenarnya dulu linmas yang piket malam sempat menangkap basah pelaku yang sedang melakukan aksinya. Kemudian dibawah ke kelurahan untuk dimintai keterangan dan diminta untuk menghapus.

"Pernah ada yang kepergok sama petugas. Kebanyakan pelakunya itu anak-anak, harusnya sudah tahu kalau itu bangunan sejarah," ucap dia.

"Petugas rutin patroli, apalagi lokasinya di pinggir jalan jadi mudah pemantauannya," lanjutnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi Kepala Satpol PP Solo, Didik Anggono mengatakan akan menyelidiki aksi vandalisme di tembok keraton dengan menerjunkan tim tertutup untuk mengawasi (undercover).

"Kita selidiki itu dengan menerjunkan tim untuk memantau. Nanti patroli akan dilakukan tertutup, ada juga yang terbuka," terang dia.

Didik menambahkan sebenarnya aksi vandalisme di tembok keraton sudah lama dan terus terulang. Untuk penanganan nanti akan melibatkan wilayah dalam hal ini kelurahan untuk ikut mengawasi.

"Kalau dilihat kondisinya sudah lama. Tetap kita melaksanakan sesuai dengan tugas Satpol PP. Kita juga menghimbau jajaran wilayah dalam untuk rutin melaksanakan patroli. Aksinya itu biasanya malam hari, sekitar jam 1 atau jam 2," tandas dia.


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.

Z Creators

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU