Kamis, 18 APRIL 2024 • 13:13 WIB

Begini Kronologi Bus Terbakar di Ringroad Barat Yogyakarta

Author

Sebuah bus angkutan umum hangus terbakar diapit dua mobil dekek berwarna hitam dan orange.

INDOZONE.ID - Di sisi utara Jalan Ring Road Barat Yogyakarta lajur kendaraan besar, tepatnya di sekitar SMP Negeri 3 Gamping, Sleman ditutup sementara, pada Kamis (18/4/2024) lantaran nampak sebuah bus angkutan umum hangus terbakar diapit dua mobil dekek berwarna hitam dan orange.

Kondisi kaca bus hancur dan bagian dalam habis terbakar hingga tersisa rangka kursi-kursi penumpang yang menghitam usai dilalap si jago merah. Namun tulisan PT Haryanto Motor Indonesia masih terpampang jelas di sisi kiri badan bus.

Salah satu saksi mata, Wulan mengungkapkan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 06.15 WIB dan sempat tercium bau gosong yang menyengat.

“Saya teriak-teriak memanggil suami, saya suruh bantu memadamkan api dengan mengambil air dari parit, karena pemadam kebakarannya belum datang,” jelas Wulan kepada wartawan.

Baca Juga: Resmi! Pemerintah Cabut Aturan Batasan Barang Bawaan dari Luar Negeri

Dikatakan juga, percikan api awal dari bus bagian belakang, dan posisi penumpang serta sopir dan kernetnya masih di dalam.

Sedangkan saksi mata lainnya yang juga suami Wulan, Aan Nuryanto mengaku, dirinya bersama satpam SMP N 3 berupaya memadamkan api dari ban dan bagasi belakang bus.

“Saya sempat sesak nafas karena asapnya sangat tebal sehingga saya bergeser ke depan,” terang warga Dusun Ponowaren, RT 15/RW 19, Kalurahan Nogotirto, Kapanewon Gamping, ini.

Diklaimnya, pemadaman api dilakukan oleh warga sekitar 15 menit sebelum mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.

Baca Juga: KAI Beri Diskon Harga Tiket hingga 10 Persen untuk Civitas dan Alumni Sejumlah Universitas Ini

Ia sempat mendengar ledakan kecil dari kaca-kaca yang pecah terkena suhu panas.

Sementara terkait penumpang, Aan menegaskan tidak ada korban jiwa dalam kecekaan tersebut. Dan sudah dievakuasi dengan menggunakan bus lain milik PO Haryanto, sekitar pukul 07.00 WIB. Ia menduga, bus naas tersebut akan menuju ke Semarang, Jawa Tengah.

“Penumpang ada tujuh. Alhamdulillah selamat semua,” tandasnya.

Tujuh orang itu, yakni terdiri dari lima laki-laki dan dua perempuan yang salah satunya anak usia SMP.

“Seorang penumpang ibu-ibu karena panik saat turun terjatuh, dan tertabrak motor tetapi jalannya pelan sehingga hanya luka luka ringan,” anggapnya.

Sementara itu, Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu-lintas (Satlantas) Polresta Sleman, Iptu Catur Bowo Laksono menyampaikan, sebelum terbakar, bus melaju dari arah selatan dan setibanya di perempatan lampu merah Demakijo, sopir sudah merasakan ada kerusakan yang diduga akibat konsleting AC bus.

“Bus masih melaju ke utara mencari arus yang agak longgar untuk berhenti. Namun, asap sudah mengepul dan api mulai membesar saat berhenti di depan SMP N 3 Gamping,” paparnya.

Berdasarkan keterangan singkat yang diterimanya, bus tersebut tidak dilengkapi dengan Alat Pemadam Kebakaran (APAR) sehingga percikan api tidak bisa segera dipadamkan oleh awak bus.

Tanpa Korban, Tidak Ada Penanganan dari Jasa Raharja.

Karena tidak adanya korban luka maupun meninggal, Antonius Andy Wibowo Kurniawan selaku Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja Sleman menyatakan, tidak ada penanganan dari Jasa Raharja atas kasus tersebut.

“Kalau ada korban jiwa, baik luka maupun meninggal maka akan kami jamin,” pungkasnya.


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.

Z Creators

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU