Kamis, 19 MARET 2020 • 15:53 WIB

Dampak Virus Corona, BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 4,5%

Author

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam video conference soal hasil RDG Bank Indonesia. (INDOZONE/Sigit Nugroho)

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia digelar yang pada 18-19 Maret 2020 memutuskan menurunkan tingkat suku bunga acuan, BI-7 Day Reverse Repo Rate sebesar 25 Basis Poin (Bps). 

"Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 Maret 2020 memutuskan menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 4,5%," kata Gubernur BI Perry Warjiyo, dalam video conference di Jakarta, Kamis (19/3/2020). 

Sejalan dengan itu, BI juga menurunkan suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 3,75 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 5,25%. 

Di sisi lain, nilai tukar rupiah masih melanjutkan pelemahannya pada perdagangan Kamis (19/3/2020), seiring masih tingginya kekhawatiran pasar terhadap prospek perlambatan ekonomi global yang dipicu sentimen penyebaran virus corona atau Covid-19.

Perry memastikan, kebijakan BI tetap akomodatif dengan perkiraan inflasi yang terkendali dalam menjaga perekonomian. Bank Indonesia juga menyadari penyebaran Covid-19 yang cepat di luar Tiongkok menekan pasar keuangan global. Saat ini virus corona sudah menyebar ke-195 negara tak hanya di Asia, tetapi Eropa dan Amerika Serikat.

"Ini menekan pasar keuangan global dan menekan berbagai mata uang, termasuk rupiah, serta pembalikan arus modal asing," pungkasnya. 

Artikel Menarik Lainnya:

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU