Kamis, 29 AGUSTUS 2019 • 12:17 WIB

5 Tarian Mistis Indonesia, Penari Kesurupan Hingga Bikin Merinding

Author

photo/kebudayaan.kemdikbud.go.id

Kebudayaan Indonesia sangatlah kaya, terbukti dari beragamnya tarian khas Indonesia yang lahir dari zaman dulu hingga sekarang. Setiap tarian mewakili budaya dan adat istiadat masing-masing daerah yang ada di Indonesia. 

Nilai-nilai luhur nenek moyang pun tidak terlepas dalam setiap gerakan. Salah satunya, terdapat unsur magis atau mistis yang konon dipercaya sebagai tradisi dari para leluhur. Maka tak heran, beberapa gerakan tari tradisional terlihat cukup mengerikan, ditambah lagi para penarinya bisa kesurupan di tengah tarian.

Dirangkum Indozone dari berbagai sumber, Kamis (29/8), berikut ini 5 tarian mistis dari Indonesia, mulai dari penari kesurupan hingga yang bikin para penonton jadi merinding:

1. Tari Jaran Kepang (Kuda Lumping)

photo/Wikipedia

Tarian ini berasal dari daerah Jawa Timur. Seperti namanya, para penari bergerak melompat-lompat mengikuti alunan musik gamelan dan menggunakan kuda-kudaan dari papan. Di tengah tarian, para penari akan kerasukan roh halus. Mereka akan bertingkah aneh, seperti makan beling mentah-mentah tanpa kesakitan dan makan binatang hidup-hidup.

2. Tari Calon Arang

photo/indonesiakaya.com

Tari tradisional dari Bali ini hanya bisa dilakukan oleh mereka yang memiliki ilmu magis. Ya, para penari Calon Arang akan melakukan prosesi ekstrem seperti ditusuk keris dan digorok dengan golok tajam. Tapi tentunya, mereka sudah dirasuki roh halus. Para penonton yang menyaksikan pun bisa saja kesurupan di tengah tarian ini.

3. Tari Salai Jin

photo/goodnewsfromindonesia.id

Salai Jin, sebuah tarian dari Ternate, Maluku Utara. Tarian ini mengandung pesan terhadap para makhluk gaib yang berupa jin. Dahulu, tarian ini dipakai nenek moyang masyarakat Ternate untuk berkomunikasi dengan bangsa Jin untuk meminta bantuan menyelesaikan berbagai persoalan manusia. Jumlah sang penari haruslah genap dan biasanya mereka akan dirasuki roh halus.

4. Tari Rentak Bulian

photo/kebudayaan.kemdikbud.go.id

Tari rentak bulan berasal dari Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau. Sebelum melenggang, para calon penari harus memenuhi persyaratan yaitu terdiri dari tujuh orang gadis perawan dan satu orang perjaka. Saat menari, sang penari pria akan dirasuki roh halus dan kesurupan. Tarian ini dipercaya sebagai salah satu tradisi pengobatan gaib.

5. Tari Bedhaya Ketawang

photo/nusantarakaya.com

Tari Bedhaya Ketawang adalah tarian kebesaran yang hanya ditampilkan saat penobatan dan peringatan kenaikan tahta raja di Kasunanan Surakarta. Jumlah penari berjumlah sembilan orang gadis perawan dalam keadaan tidak haid. Sebelum tampil, mereka harus berpuasa terlebih dahulu. Konon, Ratu Pantai Selatan akan hadir sebagai penari kesepuluh dalam penampilan tarian tersebut. Namun, hanya orang-orang tertentu saja yang bisa melihatnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU