Selasa, 23 JUNI 2026 • 08:34 WIB

Selamatkan Bocah Tenggelam di Maluku, Polisi dan TNI Ini Tewas

Author

Anggota polisi dan TNI tewas usai menyelematkan bocah tenggelam di Maluku. (Dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Personel Polda Maluku bernama Briptu Nanda Tutupoho dan prajurit TNI Angkatan Udara Serda Rangga tewas setelah menyelamatkan bocah. Kedua aparat tersebut menolong seorang anak yang saat itu tenggelam.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 21 Juni 2026 di area Pantai Nirun Lear Ngursoin, Desa Danar Ternate, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara. 

Seorang pelajar berinisial OPY (16) pada pukul 14.40 WIT terjatuh dari tebing pantai hingga terseret arus.

Baca juga: Viral 2 WN Nigeria Tewas Mengenaskan di Apartemen Cengkareng, Polisi Langsung Turun Tangan

Melihat insiden itu, Briptu Nanda langsung terjun ke laut untuk memberikan pertolongan. Nahas, dia ikut terseret arus yang deras.

Seorang anggota Lanud D. Dumatubun, Serda Rangga yang melihat kejadian tersebut juga turut membantu upaya penyelamatan. 

Berkat kerja sama warga dan tim penyelamat, OPY akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan saat ini masih menjalani perawatan medis.

Nahas bagi Briptu Nanda dan Serda Rangga, meksi sempat mendapatkan penanganan medis, keduanya dinyatakan meninggal dunia. 

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan adanya insiden tersebut.

"Polri berduka atas gugurnya Briptu Nanda Tutupoho saat berupaya menyelamatkan seorang anak yang mengalami musibah. Tindakan almarhum merupakan cerminan nyata nilai-nilai kemanusiaan, keberanian, dan pengabdian yang menjadi jati diri setiap insan Bhayangkara," kata Trunoyudo seperti dikutip pada Selasa (23/6/2026).

Baca juga: 26 Polisi dan 1 TNI Terluka Buntut Ricuh Eksekusi Hotel Sultan

Polri juga menyampaikan ucapan dukanya terhadap personel TNI yang juga gugur dalam peristiwa ini.

"Kami turut berduka cita atas wafatnya Serda Rangga yang menunjukkan keberanian dan semangat kemanusiaan dalam upaya penyelamatan tersebut. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," tuturnya.

Lebih jauh, jenderal polisi bintang satu itu menyebut jika hal ini merupakan bentuk panggilan kemanusiaan yang dilakukan oleh personel.

"Almarhum bergerak karena panggilan kemanusiaan. Dengan keberanian dan ketulusannya, ia berupaya menyelamatkan nyawa sesama. Pengabdian seperti inilah yang menjadi teladan bagi seluruh anggota Polri bahwa tugas melindungi masyarakat tidak mengenal batas ruang dan waktu," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU