Sabtu, 13 JUNI 2026 • 14:55 WIB

Viral Pemobil Fortuner Dikepung Massa di Ciledug, Polisi Sebut Terkait Narkoba

Author

Viral pemobil Fortuner diamuk massa di kawasan Ciledug. (Instagram/ciledug24jam)

INDOZONE.ID - Media sosial dibuat heboh dengan adanya video amatir yang memperlihatkan sebuah mobil Fortuner putih compang camping diamuk oleh massa di kawasan Ciledug, Kota Tangerang. 

Usut punya usut, bukan terkait tabrak lari, mobil tersebut ternyata dikejar polisi berkaitan dengan narkotika.

Viralnya peristiwa itu salah satunya diposting oleh akun Instagram ciledug24jam yang menampilkan massa sudah berkumpul di lokasi hingga mobil yang sudah dalam keadaan rusak.

"Ciledug mencekam. Pengemudi Fortuner diduga tabrak lari diamuk warga saat terjebak macet," tulis akun tersebut dalam postingan, seperti dilihat pada Sabtu (13/6/2026).

Baca juga: Polres Jakbar Ciduk WN China di Apartemen, Sita Berbagai Macam Jenis Narkotika

Dalam akun yang sama, disebutkan jika peristiwa terjadi semalam. Mobil disebut melaju dari arah UBL Petukangan menuju Ciledug.

View this post on Instagram

A post shared by CILEDUG 24 JAM (@ciledug24jam)

Dikonfirmasi awak media, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Prasetyo Nugroho menjelaskan duduk perkara kasus ini. Bermula saat polisi hendak melakukan penangkapan seseorang di sana.

"Salah satu temannya tuh udah kita amankan. Terus dia masih ada di mobil nah mau kita tangkap, dia berusaha melarikan diri. Kita kejar sama anggota kita," kata Pras.

Pengejaran itu menarik perhatian masyarakat hingga warga spontan meneriaki mobil tersebut dengan teriakan maling. Singkat cerita, mobil tersebut akhirnya berhasil berhenti.

Pras mengatakan, pelaku yang mencoba kabur berjumlah satu orang, sedangkan yang sebelumnya diamankan juga berjumlah satu orang. 

Kasusnya berkaitan dengan narkotika jenis ganja sintetis.

"(Terkait) sinte. Tembakau sinte," ujarnya.

Baca juga: Bareskrim Tangkap Istri hingga 2 Anak Ko Erwin Terkait Pencucian Uang Narkotika

Polisi belum berkomentar lebih dalam mengenai peristiwa tersebut. Kasus tersebut saat ini masih didalami lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

"Ini masih kita dalami. Entah-entah itu dia sebagai pengguna atau yang lainnya masih kita dalami karena pun masih kita dalam pemeriksaan," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU