Rabu, 03 JUNI 2026 • 19:00 WIB

Babak Baru Badan Gizi Nasional: Jupnas Gizi Dorong Transisi Mulus demi Program Makan Bergizi Gratis

Author

Jupnas Gizi mencermati perkembangan terbaru internal Badan Gizi Nasional (BGN). (Press Release)

INDOZONE.ID - Forum Jurnalis Ketahanan Pangan dan Gizi Indonesia (Jupnas Gizi) tengah mencermati perkembangan terbaru yang terjadi di internal Badan Gizi Nasional (BGN). Situasi ini mencakup langkah tegas Presiden Prabowo Subianto yang melakukan pergantian pimpinan BGN. Selain itu, sorotan publik juga tertuju pada pemberitaan mengenai penjemputan mantan pimpinan lembaga tersebut oleh aparat penegak hukum yang terjadi baru-baru ini.

Merespons kondisi tersebut, organisasi pers ini menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas situasi yang sedang berkembang. Jupnas Gizi berharap agar seluruh proses hukum yang kini sedang berjalan dapat dilaksanakan secara profesional, transparan, dan objektif. Mereka juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dalam menyikapi persoalan hukum yang ada.

Sebagai wadah jurnalis yang fokus pada isu pangan, Jupnas Gizi menegaskan bahwa setiap proses penegakan hukum harus dihormati oleh semua pihak. Hukum harus diberikan ruang yang cukup untuk berjalan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Langkah ini penting demi menjaga marwah kelembagaan yang memikul tanggung jawab besar bagi masyarakat.

Stabilitas kelembagaan di dalam tubuh BGN dinilai sangat krusial untuk menjaga keberlanjutan berbagai program strategis pemerintah. Salah satu yang paling krusial adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini merupakan salah satu instrumen penting yang dicanangkan pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia ke depan.

Baca juga: Breaking! Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung

Di sisi lain, Jupnas Gizi tidak lupa menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran pimpinan BGN sebelumnya. Dedikasi dan kontribusi yang telah mereka berikan dalam membangun fondasi kelembagaan serta mengawal implementasi program nasional sangat berharga. Organisasi ini berharap dinamika yang terjadi tidak sampai menghambat pelayanan kepada masyarakat.

Ketua Umum Jupnas Gizi, Rival Achmad Labbaika, menyatakan bahwa situasi ini sejatinya harus dijadikan momentum berharga. Dinamika yang ada harus menjadi pelecut untuk memperkuat tata kelola kelembagaan dan meningkatkan mutu pelayanan publik di sektor gizi nasional.

“Kami prihatin atas situasi yang sedang berkembang di Badan Gizi Nasional. Namun, kami mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan mengedepankan asas praduga tak bersalah. Yang terpenting, pelayanan kepada masyarakat serta pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis harus tetap berjalan optimal dan tidak boleh terganggu oleh dinamika yang terjadi di tingkat pimpinan,” ujar Rival Achmad Labbaika.

Lebih lanjut, pergantian nakhoda di lembaga strategis ini dipandang sebagai bagian dari proses organisasi yang wajar. Langkah penyegaran ini harus dimaknai secara positif sebagai upaya konkret untuk memperkuat efektivitas pelaksanaan program-program nasional yang sudah berjalan.

“Atas nama keluarga besar Jupnas Gizi, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Ibu Nanik Sudaryati Deyang atas amanah yang diberikan Presiden Republik Indonesia untuk memimpin Badan Gizi Nasional. Kami juga mengucapkan selamat kepada jajaran Wakil Kepala BGN yang baru. Kami berharap kepemimpinan baru mampu memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan akuntabilitas, memperluas manfaat program, serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di bidang pangan dan gizi,” katanya.

Rival menambahkan bahwa tantangan besar dalam ketahanan pangan dan perbaikan gizi nasional tidak bisa diselesaikan sendiri. Hal ini membutuhkan jalinan kolaborasi yang kokoh antara unsur pemerintah, media massa, akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat sipil, hingga masyarakat luas.

“Jupnas Gizi siap menjadi mitra strategis dan independen dalam mengawal penyebarluasan informasi yang akurat, edukatif, dan konstruktif terkait isu ketahanan pangan dan gizi. Kami percaya bahwa keberhasilan program-program gizi nasional hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang kuat, transparansi, dan komitmen bersama untuk kepentingan masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Baca juga: Sederet Kontroversi Dadan Hindayana, Eks Kepala BGN yang Dicopot Presiden Prabowo

Pada kesempatan yang sama, Jupnas Gizi secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru di Badan Gizi Nasional. Dukungan ini diarahkan untuk melanjutkan sekaligus memperkuat berbagai program prioritas bentukan pemerintah yang menyentuh langsung kehidupan rakyat.

Beberapa agenda yang dikawal antara lain Program Makan Bergizi Gratis, langkah cepat penurunan angka stunting, penguatan ketahanan pangan skala keluarga, hingga peningkatan kualitas gizi masyarakat secara berkelanjutan. Target-target besar ini membutuhkan fokus yang tidak boleh terpecah oleh persoalan internal pimpinan.

Melalui transisi kepemimpinan yang berjalan baik, Jupnas Gizi berharap momentum ini dapat mempertebal kepercayaan publik terhadap BGN. Institusi ini memegang peran yang sangat strategis dalam mencetak fondasi pembangunan SDM berkualitas demi menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU