Rabu, 06 MEI 2026 • 08:44 WIB

Kemnaker Gandeng Wadhwani dan Indosat untuk Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

Author

Kerjasama antara Kemnaker dengan Wadhwani dan Indosat (Dok. Biro Humas Kemnaker)

INDOZONE.ID - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi menjalin Nota Kesepahaman (MoU) dengan Wadhwani Foundation dan PT Indosat Tbk guna memperkuat ekosistem ketenagakerjaan di Indonesia. Penandatanganan kerja sama ini berlangsung pada Selasa (5/5/2026) di Jakarta.

Kemitraan tersebut mencakup berbagai aspek penting, seperti peningkatan kapasitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), pemanfaatan teknologi digital serta kecerdasan artifisial, perluasan peluang kerja, hingga penguatan akses layanan ketenagakerjaan, termasuk bagi penyandang disabilitas.

Selain itu, kolaborasi ini juga meliputi pengembangan Talent and Innovation Hub (TIH) sebagai wadah pengembangan SDM yang tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga mendorong inovasi serta kewirausahaan yang selaras dengan kebutuhan industri.

Program ini dirancang untuk membekali talenta agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan melalui penguatan keterampilan digital, kecerdasan buatan (AI), kewirausahaan, serta pembelajaran berbasis proyek bagi penyandang disabilitas.

Baca juga: UU PPRT Resmi Disahkan Setelah 22 Tahun, Kemnaker Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja Rumah Tangga

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan di tengah perubahan dunia kerja yang berlangsung sangat cepat.

“Dunia kerja saat ini tengah mengalami transformasi yang sangat cepat. Disrupsi teknologi, digitalisasi, dan perubahan kebutuhan industri telah menciptakan kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan pasar kerja,” ujar Menaker.

Menurut Menaker, Indonesia tengah berada pada fase bonus demografi yang besar. Namun, tanpa langkah intervensi yang tepat, potensi tersebut justru berisiko menjadi beban. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan tersebut.

“Kesepahaman bersama yang kita tandatangani hari ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional melalui pendekatan yang terintegrasi, adaptif, dan berbasis teknologi,” ucapnya.

Baca juga: Menaker Minta Layanan Kemnaker Nggak Boleh Down Lagi

Kerja sama ini juga difokuskan pada peningkatan kualitas serta daya saing tenaga kerja melalui pelatihan soft skills dan literasi digital, pengembangan kewirausahaan, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi. Di samping itu, kolaborasi ini turut mendorong integrasi platform layanan ketenagakerjaan, seperti SIAPKerja dan JobReady, guna memperluas akses layanan secara lebih inklusif.

Menaker menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk investasi jangka panjang untuk memastikan tenaga kerja Indonesia tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga adaptif terhadap perubahan dan mampu menciptakan peluang kerja baru.

Melalui kerja sama ini, diharapkan dapat lahir talenta masa depan yang unggul, memperluas kesempatan kerja yang inklusif, serta meningkatkan produktivitas dan daya saing tenaga kerja nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Biro Humas Kemnaker

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU