INDOZONE.ID - Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, suasana sejumlah mal dan pusat perbelanjaan di Kota Malang dipenuhi oleh pengunjung. Masyarakat tampak memanfaatkan waktu menjelang Lebaran untuk berbelanja sekaligus berkumpul bersama keluarga maupun kerabat.
Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, terlihat keramaian pengunjung di Malang Town Square (Matos). Banyak pengunjung tampak menikmati waktu bersama keluarga dengan makan bersama di area restoran dan pusat kuliner yang berada di dalam mal tersebut.
Selain itu, aktivitas serupa juga terlihat di sejumlah pusat perbelanjaan lainnya. Salah satunya di Swalayan Ratu, di mana para pengunjung yang didominasi oleh ibu-ibu terlihat sibuk memilih berbagai kebutuhan makanan dan minuman untuk persiapan Hari Raya Idulfitri.
Baca juga: Jelang Lebaran Kemenag Boyolali Cairkan Uang Rp. 1,6 Miliyar Untuk Tunjangan Profesi Guru Agama
Dalam video yang beredar, tampak beberapa pengunjung bahkan bernegosiasi langsung dengan penjual untuk mendapatkan harga terbaik. Beberapa di antaranya juga terlihat duduk di lantai tanpa alas sambil menikmati makanan dan minuman yang baru saja mereka beli.
Kondisi tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Kota Malang dalam menyambut Lebaran. Selain berbelanja kebutuhan rumah tangga, banyak warga juga memanfaatkan momen ini untuk berkumpul dan menghabiskan waktu bersama keluarga.
Meningkatnya aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan juga berdampak pada kondisi lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Arus kendaraan di beberapa titik di Kota Malang diperkirakan mengalami kepadatan, terutama di sekitar kawasan mal dan pusat perbelanjaan.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat berkendara di jalan raya, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjaga barang bawaan saat berada di ruang publik guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Di sisi lain, ramainya pusat perbelanjaan menjelang Lebaran ini juga mendapat beragam tanggapan dari warganet di media sosial. Sebagian netizen mengaku bersyukur melihat kondisi tersebut karena dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi dan membuat dagangan para pedagang menjadi lebih laris.
Namun, ada pula warganet yang mengaku lebih memilih berdiam diri di rumah menjelang Lebaran. Mereka menilai keluar rumah pada periode tersebut berpotensi menghadapi kemacetan dan keramaian yang cukup padat di berbagai pusat keramaian kota.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@malangraya_info