Rabu, 04 FEBRUARI 2026 • 18:54 WIB

Uskup Labuan Bajo Maksimus Regus Dapat Gelar Profesor Bidang Sosiologi Agama dan Multikulturalisme

Author

Uskup Labuan Bajo NTT Mgr. Maksimus Regus mendapat gelar profesor (istimewa).

INDOZONE.ID - Uskup Keuskupan Labuan Bajo, Dr. Maksimus Regus, S.Fil., M.Si., resmi meraih jabatan akademik Profesor atau Guru Besar dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia

Penetapan jabatan Profesor tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 1767/M/KPT.KP/2026 tentang Kenaikan Jabatan Akademik/Fungsional Dosen

SK ini berlaku terhitung sejak 1 Januari 2026 dan ditetapkan pada 31 Desember 2025

Jabatan Profesor diberikan kepada Uskup Maksimus Regus dalam bidang Sosiologi Agama dan Multikulturalisme.

Baca juga: Ketua Kwarcab Pramuka Boyolali 2025-2030 Dilantik, Dituntut Bisa Adaptif dan Inovatif

Bidang tersebut merupakan sebuah kajian strategis yang menempatkan agama sebagai kekuatan sosial untuk merawat keberagaman, memperjuangkan keadilan sosial, serta menjaga keberlanjutan kehidupan bersama.

Uskup Labuan Bajo Manggarai Barat ini memiliki rekam jejak akademik panjang dan konsisten
Sebelum ditahbiskan sebagai Uskup Keuskupan Labuan Bajo

Maksimus Regus dikenal luas sebagai akademisi di Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng.

Ia memiliki rekam jejak kepemimpinan akademik yang kuat, antara lain sebagai Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), hingga Rektor Unika Santu Paulus Ruteng.

Baca juga: 39 RT di Jaksel Terendam Banjir Dampak Hujan Deras Hari Ini

Uskup Mgr. Maksimus Regus menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas gelar profesor itu

“Saya bersyukur kepada Tuhan dan Bunda Maria atas anugerah Guru Besar ini. Capaian ini bukan prestasi personal, melainkan buah dari dedikasi institusional dan kerja kolektif,” ujarnya

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada LLDikti Wilayah XV atas pendampingan berkelanjutan dalam mendorong peningkatan karier akademik dan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi

Secara khusus, Uskup Maksimus menegaskan peran sentral Unika Santu Paulus Ruteng dalam perjalanan akademiknya.

“Pengakuan ini terutama merupakan pengakuan atas dedikasi Unika Santu Paulus Ruteng dalam dunia pendidikan tinggi dan pencerdasan publik. Dukungan Yayasan, pimpinan universitas, dosen, pegawai, mahasiswa, dan seluruh keluarga besar kampus sangat menentukan,” tegasnya.

Ia juga menyebut peran Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, yang secara konsisten mendorong pengembangan akademisi Katolik di lingkungan UNIKA St. Paulus Ruteng.

Baca juga: Hujan Berdurasi 15 Menit Bikin Jalan DI Panjaitan di Jatinegara Tergenang Banjir Mencapai 50 cm

Bagi Uskup Maksimus Regus, jabatan Profesor bukan sekadar capaian akademik, melainkan bagian integral dari pelayanan Gereja.

Uskup Maksimus menyampaikan harapan agar perguruan tinggi terus menjadi agen transformasi sosial

“Saya berharap dunia akademik di kawasan Timur Indonesia terus menghadirkan dampak konstruktif bagi kehidupan. Unika Santu Paulus Ruteng kiranya terus bertumbuh sebagai center of excellence yang dialogis dan transformatif,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU