Jumat, 02 JANUARI 2026 • 13:42 WIB

BBMKG Peringati Potensi Banjir Rob di 7 Wilayah Pesisir Bali

Author

Sebagian pedestrian di Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali, ambles akibat diterjang ombak tinggi, Kamis (1/1/2026). (ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)

INDOZONE.ID - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar meminta agar masyarakat mewaspadai potensi rob di tujuh wilayah pesisir Bali, yang diperkirakan terjadi hingga 6 Januari 2026. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BBMKG Wilayah III, yakni Cahyo Nugroho di Denpasar, Bali.

“Kami imbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut,” kata Cahyo, seperti INDOZONE sadur dari Antara, Jumat (2/1/2026).

Ia menjelaskan potensi rob atau banjir pesisir itu disebabkan karena fenomena fase peringee atau jarak terdekat bulan ke bumi pada 2-3 Januari 2026. Kondisi itu berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum di tujuh wilayah pesisir.

Baca juga: Pelecehan Seksual Kembali Terjadi di Armada Busnya, Transjakarta Akui Sangat Menyesal

Berdasarkan pantauan data level air dan prediksi pasang surut, tujuh wilayah pesisir itu yakni empat pesisir selatan di Kabupaten Tabanan, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Karangasem dan Kabupaten Jembrana. Selain itu, tiga wilayah pesisir lainnya yakni di pesisir Kabupaten Badung, Gianyar dan Kota Denpasar.  

Namun, BBMKG Denpasar tidak memberikan detail perkiraan ketinggian air laut maksimum dari potensi banjir pesisir itu.  Cahyo menjelaskan potensi banjir pesisir itu berbeda waktu hari dan jam di tiap wilayah.  

Adapun aktivitas masyarakat yang berpotensi terdampak yakni bongkar muat di pelabuhan, aktivitas permukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.

Baca juga: Polisi Gagalkan Pengiriman Sabu 50 Kg, Modus Dikemas Jadi Durian dan Dibawa Pakai Pajero

Sementara itu, BBMKG Denpasar juga menerbitkan peringatan dini terkait cuaca di Bali pada 2-3 Januari 2026 yang perlu diwaspadai yaitu hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang di sebagian besar wilayah Bali.

Selain itu, gelombang laut dapat mencapai dua meter atau lebih di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan, dan perairan selatan Bali.

Masyarakat dapat membarui informasi cuaca maritim pada laman bbmkg3.bmkg.go.id atau maritim.bmkg.go.id. Selain itu, informasi cuaca juga dapat diamati dari media sosial di antaranya Instagram @bmkgbali atau melalui aplikasi info BMKG.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU