Selasa, 30 DESEMBER 2025 • 13:30 WIB

Kebakaran Panti Werdha Damai Manado Tewaskan 16 Lansia, Ini Fakta Pentingnya

Author

Kebakaran Panti Werdha Damai Manado tewaskan 16 lansia. (Antara/Dok. Polda Sulut)

INDOZONE.ID - Kebakaran melanda Panti Werdha Damai di Manado, Sulawesi Utara, pada Minggu malam (28/12).

Sebanyak 16 lansia meninggal dunia, 15 di antaranya sulit dikenali.

Polisi masih melakukan identifikasi korban lewat DNA dan menyelidiki penyebab kebakaran.

Kronologi Kebakaran Panti Werdha Damai

Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.36 Wita di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Manado.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian, setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan.

Baca juga: 16 Korban Jiwa Kebakaran Panti Jompo Damai Manado, 15 di Antaranya Tak Dapat Dikenali

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan polisi langsung mengamankan lokasi kejadian.

"Personel Polsek Tikala bersama Satuan Samapta Polresta Manado segera mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP)," ujarnya dikutip dari Antara, Selasa (30/12/2025).

Polda Sulut mengumpulkan data-data dari pihak keluarga korban jiwa kebakaran Panti Jompo Damai Manado. (ANTARA/HO-Polda Sulut)

Selain mengamankan TKP, aparat bersama warga dan instansi terkait juga mengevakuasi korban selamat ke RSUD Kota Manado dan RS Permata Bunda.

15 Korban Sulit Dikenali

Dari total 16 korban meninggal dunia, 15 jenazah dalam kondisi tidak dapat dikenali. Seluruh korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Sulut untuk proses identifikasi.

"Saat ini tim sedang melakukan proses identifikasi seluruh korban meninggal dunia di RS Bhayangkara Polda Sulut," kata Hasibuan.

Karena sidik jari sudah tidak bisa digunakan, polisi mengandalkan metode DNA. Kabid Dokkes Polda Sulut AKBP dr. Tasrif menjelaskan, fase ante mortem kini sedang berjalan.

"Kami akan mengambil sampel DNA keluarga dan juga korban," jelasnya.

Polda Sulut meminta keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga segera mendatangi Posko DVI Ante Mortem di RS Bhayangkara Manado.

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Selain identifikasi korban, penyelidikan penyebab kebakaran masih terus berlangsung.

Bidlabfor Polda Sulut melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi di sekitar lokasi.

"Pengumpulan bahan keterangan dilakukan untuk mengetahui kronologis dan dugaan awal penyebab kebakaran," ujar Hasibuan.

Hingga kini, polisi belum menyampaikan kesimpulan resmi terkait sumber api.

Bagaimana Nasib Penghuni Panti yang Selamat?

Kepala Panti Werdha Damai Manado, Olva Sumual, mengatakan pihaknya tengah berupaya mencari tempat penampungan bagi para penghuni yang selamat.

"Ada delapan penghuni panti yang sama sekali tidak memiliki keluarga," ujarnya.

Saat ini, para lansia yang selamat masih ditampung sementara di RSUD Manado. Ke depan, pihak panti berharap ada bantuan untuk pembangunan kembali gedung yang hangus terbakar.

DPR Dorong Reformasi Keselamatan Panti Jompo

Tragedi di Panti Werdha Damai memicu respons dari DPR RI. Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq, mendesak pemerintah melakukan evaluasi total terhadap standar keselamatan panti jompo.

"Standar keselamatan kebakaran, kelaikan bangunan, jalur evakuasi serta kesiapsiagaan petugas harus dipastikan berjalan secara nyata," tegasnya.

Ia juga meminta aparat mengusut tuntas kemungkinan kelalaian atau pelanggaran standar keselamatan.

Bantuan Rp250 Juta untuk Pembangunan Kembali

Bantuan kemanusiaan datang dari Utusan Khusus Presiden Bidang Energi, Hashim Djojohadikusumo. Melalui Arsari Group, ia memberikan donasi Rp250 juta untuk pembangunan kembali Panti Werdha Damai.

"Pak Hashim turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya para lansia," kata Staf Khusus Gubernur Sulut, Recky Langie.

Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan menjadi pengingat pentingnya perlindungan lansia di panti sosial.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU