Jumat, 12 DESEMBER 2025 • 13:45 WIB

Listrik di Aceh Belum Pulih Sepenuhnya, Presiden Prabowo Subianto: Keadaannya Sulit, Kita Atasi Bersama

Author

Presiden Prabowo Subianto kunjungi posko pengungsian di Aceh Tamiang, Aceh. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

INDOZONE.ID - Presiden Prabowo Subianto meminta maaf atas pasokan listrik di Aceh yang belum pulih sepenuhnya. Meski situasinya sulit, Presiden Prabawo menjelaskan pemerintah akan berusaha mengatasi itu bersama-sama.

Ia menjelaskan, bahwa pemerintah berusaha keras memenuhi segala kebutuhan dasar para korban terdampak bencana di Aceh, meski belum sepenuhnya terpenuhi karena medan yang sulit.

Presiden Prabowo Subianto (kiri) memeluk anak-anak saat mengunjungi posko pengungsian di Kuala Simpang, Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (12/12/2025). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo dalam kunjungan kerja yang ketiga kalinya di Aceh, pada hari ini, Jumat (12/12/2025).

Diketahui, Presiden Prabowo mengunjungi posko pengungsian di kawasan Jembatan Aceh Tamiang, Aceh.

"Mungkin listrik yang belum ya, listrik sudah mulai. Kita berusaha, kita tahu di lapangan sangat sulit, keadaannya sulit," ujar Presiden Prabowo, dikutip dari ANTARA, Jumat (12/12/2025).

“Kami akan turun membantu semuanya. Saya minta maaf kalau masih ada yang belum terpenuhi,” ujar Presiden Prabowo.

Baca juga: Pasokan Listik di Aceh Masih Belum Pulih, Presiden Prabowo: Saya Minta Maaf!

Tantangan di Lapangan Berat, tapi Pemerintah Terus Bekerja

Presiden Prabowo mengetahui, bahwa tantangan di lapangan cukup berat. Akan tetapi, ia menegaskan, pemerintah tidak akan akan menyerah untuk mempercepat pemulihan para korban dan wilayah terdampak bencana.

Presiden Prabowo berharap sekaligus mendoakan, para korban cepat pulih sehingga bisa kembali hidup normal seperti sedia kala.

“Keadaannya sulit, jadi kita atasi bersama. Mudah-mudahan kalian cepat pulih, cepat kembali, cepat normal,” jelas Presiden Prabowo.

Tak lupa, Presiden Prabowo menyatakan komitmen pemerintah untuk terus mendampingi dan membantu masyarakat untuk melewati momen sulit ini.

“Insyaallah, bersama-sama kita akan memperbaiki keadaan ini,” ungkapnya.

Baca juga: Listrik Mulai Menyala di Aceh Tengah Setelah 13 Hari Padam Total

Diketahui, hingga Kamis 11 Desember 2025, pemulihan listrik di daerah terdampak kawasan Aceh baru 36 persen, berdasarkan laporan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Aceh Tamiang dan Aceh Utara, jadi wilayah yang mengalami krisis listrik terparah sejak banjir melanda Aceh pada akhir November 2025. 

Di dua wilayah tersebut, banyak desa masih gelap sehingga warga terpaksa memakai genset pribadi untuk mendapatkan listrik.

Sementara itu, untuk menyeimbangkan beban sistem, pemadaman listrik berkala pun diterapkan di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Diharapkan, kondisi Aceh serta Sumatra Utara (Sumut) dan Sumatra Barat (Sumbar) segera membaik usai bencana banjir dan longsor di sana.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU