INDOZONE.ID - Kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) jadi sorotan. Presiden Prabowo Subianto langsung bergerak cepat, memanggil pejabat terkait.
Kepala Negara juga memberi arahan agar masalah ini ditangani serius tanpa dipolitisasi.
Berikut lima poin penting sikap Presiden Prabowo terkait kasus MBG:
1. Jangan Ada Politisasi
Prabowo mengingatkan semua pihak agar tidak menjadikan kasus ini sebagai bahan politik.
“Harus waspada, jangan sampai ini dipolitisasi,” kata Presiden dikutip dari Antara, Minggu (28/9/2025).
Baca juga: Donald Trump Puji Pidato Presiden Prabowo di PBB: Penuh Ketegasan dan Energi
2. Akui Ada Kekurangan
Presiden menyebut pelaksanaan MBG memang tidak sempurna. Namun ia optimistis semua kendala bisa diperbaiki.
Baca juga: Tegas di PBB, Ini 7 Poin Presiden Prabowo soal Palestina Merdeka dan Solusi Dua Negara
“Ini masalah besar, jadi pasti ada kekurangan dari awal. Tapi saya yakin kita akan selesaikan dengan baik,” ujarnya.
3. Fokus pada Tujuan Utama MBG
Program ini ditujukan untuk anak-anak yang sulit mengakses makanan sehat. Prabowo mencontohkan masih banyak anak hanya makan nasi dengan garam, sehingga program MBG wajib berjalan meski penuh tantangan.
4. BGN Perketat Pengawasan Dapur
Badan Gizi Nasional (BGN) langsung menindaklanjuti kasus keracunan. Semua dapur mitra yang pernah bermasalah kini diverifikasi ketat.
Tim gabungan dari BPOM, Dinkes, dan kepolisian diturunkan untuk mengecek langsung. Dapur yang melanggar standar akan ditutup tanpa kompromi.
5. Dibuka Hotline Pengaduan untuk Publik
BGN membuka layanan aduan resmi setiap Senin–Jumat, pukul 09.00–22.00 WIB, di nomor 088293800268 dan 088293800376.
Aduan juga bisa dikirim lewat situs BGN.lapor.go.id atau media sosial resmi BGN. Setiap laporan akan diverifikasi dan ditindaklanjuti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara