Rabu, 10 SEPTEMBER 2025 • 14:36 WIB

Banjir Bali Tewaskan 2 Warga Jembrana, Salah Satunya Ibu Hamil yang Terjebak

Author

Ilustrasi banjir. (Freepik)

INDOZONE.ID - Banjir melanda sejumlah wilayah di Bali sejak dini hari. Tercatat, dua warga tewas dalan peristiwa bencana alam tersebut.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan jika pihaknya sudah memantau banjir sejak Selasa malam. Saat itu situasi kondisi tengah hujan.

"BNPB memantau banjir melanda empat wilayah di Provinsi Bali. Wilayah terdampak banjir berada di Kabupaten Jembrana, Gianyar, Tabanan, Klungkung dan Kota Denpasar," kata Abdul dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (10/9/2025).

Baca juga: Sempat Tertunda Akibat Banjir,Grasstrack Bupati Mappi Championship Berhasil digelar


Berdasarkan data sementara yang diterima BNPB hingga siang tadi, tercatat ada sebanyak ratusan jiwa yang terdampak banjir hingga adanya dua warga yang tewas.

"Data sementara yang diterima BNPB pada Rabu, 10 September pukul 11.30 WIB menyebutkan dua warga meninggal dan 103 KK atau 200 jiwa terdampak di Kabupaten Jembrana," ungkapnya.

Baca juga: Pakistan Diterpa Banjir Monsoon, Ahli Peringatkan Cuaca Ekstrem Akan Makin Parah Akibat Perubahan Iklim

Korban Ibu Hamil

Pihak BPBD setempat telah mengonfirmasi bahwa salah satu korbannya adalah seorang ibu hamil bernama Nita Kumala (23) tewas setelah terseret arus banjir di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali. 

"Ya (korban meninggal dunia)," ujar Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra.

Sedangkan untuk wilayah lainnya disebutnya masih dalam proses pendataan. BNPB sendiri mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai terjadinya bencana alam.

"Menyikapi kondisi ini, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk waspada terhadap ancaman bahaya hidrometeorologi basah, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor maupun angin kencang. Warga dapat memantau informasi cuaca dari sumber resmi pemerintah untuk kesiapsiagaan," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wawancara

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU