INDOZONE.ID - Sahroni dan empat anggota keluarganya ditemukan terkubur dalam satu liang di rumah mereka di Indramayu, Jawa Barat.
Polisi masih menyelidiki motif dan penyebab kematian, sementara warga menduga kasus ini terkait perampokan setelah sempat melihat dua mobil mencurigakan di sekitar lokasi.
Polres Indramayu mengungkap kasus ini setelah warga mencium bau tidak sedap dari rumah korban yang sudah tertutup selama beberapa hari. Saat diperiksa, petugas menemukan gundukan tanah di bagian belakang rumah.
"Setelah digali, petugas mendapati lima jenazah yang terkubur terdiri atas tiga orang dewasa dan dua anak-anak," kata AKP Tarno, Humas Polres Indramayu dikutip Antara, Selasa (2/9/2025).
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap karena Penghasutan, Tim Advokasi: Polisi Playing Victim
Identitas Korban
Polisi menyebut para korban diduga satu keluarga yang tinggal di rumah tersebut. Mereka adalah H. Sahroni (75), putranya Budi (45), istri Budi, Euis (40), serta dua anak mereka, Ratu (6) dan Bela (3).
Jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Losarang, Indramayu, untuk proses identifikasi dan otopsi. Polisi memperkirakan para korban sudah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan.
Baca juga: 38 Orang Jadi Tersangka Buntut Ricuh di Jakarta, Ada yang Berperan Lempar Molotov
Dari olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa cangkul, ember kecil, seprai, dan terpal biru dengan bercak darah. Dugaan hilangnya barang milik korban masih didalami oleh Satuan Reskrim Polres Indramayu.
"Hasil pasti penyebab kematian menunggu hasil otopsi," tambah Tarno.
Warga Duga Perampokan
Kasus ini bikin warga sekitar resah. Ami (35), tetangga korban, mengaku kaget ketika tahu satu keluarga ditemukan terkubur di rumahnya sendiri.
"Sebelum kejadian, sempat terlihat dua mobil pikap berhenti di depan rumah korban pada Sabtu dini hari," ujar Ami.
Ia menduga peristiwa ini sudah terjadi sejak tiga hingga empat hari sebelumnya.
Jenazah disebut ditemukan di dekat pohon nangka di dalam rumah.
"Katanya perampokan. Korbannya ada lima orang, terdiri dari bapak, ibu, bapak mertua, anak kecil, dan bayi," tambahnya.
Hingga kini, polisi masih mengidentifikasi pelaku dan menyelidiki motif pembunuhan. Keterangan dari lima saksi sudah dikumpulkan untuk mengungkap kasus yang mengguncang warga Indramayu ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara