Minggu, 31 AGUSTUS 2025 • 20:59 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Aspirasi Rakyat Didengar, Tindakan Anarki Akan Ditindak Tegas

Author

Presiden Prabowo Subianto memastikan suara rakyat didenganr dan tindakan anarki akan ditindak tegas. (Dok. Humas Setpres)

INDOZONE.ID - Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat tetap tenang dan percaya pada pemerintah dalam menghadapi dinamika politik dan keamanan nasional. Ia menegaskan bahwa aspirasi murni rakyat akan didengar, tetapi jika demonstrasi berubah menjadi anarki, negara wajib hadir dan bertindak tegas demi melindungi masyarakat.

Dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (31/8/2025), Presiden Prabowo menekankan pentingnya kepercayaan publik terhadap pemerintah. Ia menyebut semua partai politik, baik dari koalisi maupun oposisi, sepakat memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Saudara-saudara sekalian, saya minta sungguh-sungguh seluruh warga negara untuk percaya kepada pemerintah, untuk tenang. Pemerintah yang saya pimpin, dengan semua partai politik termasuk yang di luar pemerintahan, bertekad selalu memperjuangkan kepentingan rakyat dan bangsa, termasuk rakyat yang paling kecil dan tertinggal,” ucapnya.

Baca juga: Menhan: Presiden Prabowo Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Aspirasi Damai Akan Didengar

Presiden Prabowo memastikan, pemerintah menghormati hak rakyat menyampaikan pendapat. Setiap aspirasi yang disampaikan dengan baik dan damai dijamin akan diperhatikan.

“Kepada seluruh masyarakat, silakan sampaikan aspirasi yang murni dan tuntutan dengan baik dan damai. Kami pastikan akan didengar, akan dicatat, dan akan kita tindak lanjuti,” katanya.

Baca juga: Presiden Prabowo: Ada Gejala Melawan Hukum Mengarah ke Makar dan Terorisme

Meski memberi ruang demokrasi, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa negara tidak boleh tinggal diam jika aksi berubah menjadi tindakan anarkis. Ia menegaskan aparat harus menjaga keamanan masyarakat serta melindungi fasilitas umum dari perusakan dan penjarahan.

“Para aparat yang bertugas harus melindungi masyarakat, menjaga fasilitas umum yang dibangun dari uang rakyat. Aparat yang bertugas juga harus menegakkan hukum apabila ada pelanggaran yang mengancam kehidupan masyarakat luas,” tegasnya.

Ancaman Makar dan Terorisme

Presiden menilai perbedaan pendapat adalah bagian dari demokrasi. Namun, ia mengingatkan adanya gejala pelanggaran hukum yang bisa mengarah ke makar dan terorisme.

“Sekali lagi, aspirasi murni yang ingin disampaikan harus dihormati. Hak untuk berkumpul secara damai harus dilindungi. Namun kita tidak dapat pungkiri bahwa sudah mulai terlihat gejala adanya tindakan-tindakan di luar hukum, bahkan melawan hukum, bahkan ada yang mengarah kepada makar dan terorisme,” ujar Prabowo.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa aparat keamanan harus sigap menghadapi potensi ancaman. TNI dan Polri diperintahkan menindak keras setiap pelanggaran hukum yang merusak stabilitas nasional.

“Kepada pihak kepolisian dan TNI, saya perintahkan untuk mengambil tindakan setegas-tegasnya terhadap segala macam bentuk perusakan fasilitas umum, penjarahan terhadap rumah individu ataupun tempat-tempat umum atau sentra-sentra ekonomi, sesuai dengan hukum yang berlaku,” tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Sekretariat Presiden

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU