INDOZONE.ID - Polres Belitung bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pangkalpinang, terus berupaya memberikan dukungan terhadap keluarga Anak Buah Kapal (ABK) KM Osela, yang tenggelam di perairan Pulau Gelasa, Bangka Tengah, pada 15 Agustus 2025.
Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edhie Wibowo mengatakan, pihaknya membuka posko informasi di Mako Satpolairud Polres Belitung sebagai langkah cepat merespons musibah tersebut.
“Kami membuka posko bantuan informasi terkait tenggelamnya KM Osela di perairan Karang Mardalena Utara, Pulau Gelasa, Bangka Tengah,” ujarnya di Tanjungpandan, Rabu (20/8/2025).
Ia menambahkan, meskipun kejadian berada di wilayah hukum Polres Bangka Tengah, Polres Belitung ikut membantu karena banyak keluarga ABK berada di Belitung.
Baca juga: Korban Tenggelam di Irigasi Lampung Timur Ditemukan Meninggal Dunia
“Polres Belitung turut membantu sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat dan keluarga ABK yang menunggu kabar mengenai kepastian kondisi keluarga mereka,” kata Sarwo Edhie.
Menurutnya, posko itu juga berfungsi sebagai pusat informasi dan dukungan terhadap operasi pencarianee.
“Posko berfungsi sebagai pusat informasi sekaligus upaya mendukung pencarian ABK KM Osela yang masih belum ditemukan oleh tim gabungan,” jelasnya.
Upaya Pencarian Meluas
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang I Made Oka Astawa menjelaskan tim gabungan telah mengerahkan 109 personel dan enam kapal untuk memperluas area pencarian yang kini mencapai 3.310 Nm.
“Kita akan berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan enam orang yang belum ditemukan ini,” kata Oka.
Pencarian dilakukan dengan pola parallel search pattern di lima area berbeda, melibatkan lima tim unit SAR di laut, ditambah satu tim pencarian melalui udara.
Pihaknya juga melakukan e-broadcast dan pemapelan kepada kapal-kapal yang melintas agar ikut membantu.
“Apabila menemukan dapat menghubungi kami,” harap Oka.
Baca juga: Kapal Tenggelam di Yaman, 55 Migran Afrika Meninggal Dunia
Jika korban berhasil ditemukan, proses evakuasi akan diarahkan ke RSUD Depati Hamzah. Oka turut menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak, mulai dari Ditpolairud Polda Babel, Lanal Babel, KN SAR Karna, hingga para nelayan setempat yang turut mendukung operasi SAR.
Kronologi Singkat
KM Osela dilaporkan pecah akibat cuaca buruk pada Jumat (15/8/2025) dini hari dan langsung tenggelam di perairan Karang Mardalena. Kapal yang berangkat dari Pelabuhan Perikanan Tanjungpandan itu membawa sembilan ABK.
Sejauh ini, tiga orang berhasil ditemukan selamat, termasuk kapten kapal yang lebih dulu dievakuasi nelayan. Namun, enam ABK lainnya masih dalam pencarian.
Tim gabungan menyatakan operasi akan terus dilakukan selama sepekan ke depan dengan fokus utama menemukan korban.
AKBP Sarwo Edhie menegaskan bahwa koordinasi antara Polres Belitung, Polda Babel, dan Basarnas akan terus dijaga agar pencarian berjalan maksimal.
“Seluruh kegiatan dilakukan dengan komunikasi dan koordinasi dengan Satpolairud Polda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA