Rabu, 13 AGUSTUS 2025 • 19:20 WIB

Sri Mulyani: Anggaran Program MBG 2026 Capai Rp300 Triliun

Author

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

INDOZONE.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawti memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026, akan melonjak signifikan menjadi lebih dari Rp300 triliun.

"MBG tahun ini Rp71 triliun, kita cadangkan tambahan Rp100 triliun. Tahun depan, kalau 82 juta (penerima) akan mendapatkan (MBG), itu lebih dari Rp300 triliun,” ujarnya dalam Sarasehan Nasional Ekonomi Syariah Refleksi Kemerdekaan RI 2025 di Jakarta, Rabu (13/8/2025).

Ia menjelaskan, dana tersebut sudah dipastikan tersedia dalam APBN 2026. Kenaikan anggaran tak hanya untuk memperluas jumlah penerima, tetapi juga menghubungkan program ini dengan rantai nilai industri halal.

"Kami sudah membuatkan programnya. Teman-teman mau bersibuk-sibuk untuk mengisi dalam bentuk gerbang rantai nilainya untuk meningkatkan industri halal,” katanya.

Baca juga: Badan Gizi Nasional Kunker ke Papua Selatan Sinergikan Program MBG dan Daerah

Sebelumnya, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, juga menyampaikan target anggaran MBG 2026 sebesar Rp300 triliun.

Luhut menilai, program ini mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi karena melibatkan banyak pelaku usaha, sehingga perputaran ekonomi meningkat. Ia mendorong cakupan penerima dan besaran anggaran terus diperluas.

Tahun ini, MBG dialokasikan Rp71 triliun untuk 17,9 juta penerima awal, terdiri dari 15,5 juta anak sekolah dan 2,4 juta ibu hamil/menyusui serta balita.

Namun, mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto, targetnya diperluas menjadi 82,9 juta penerima yang akan dilayani oleh 32 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum. Tambahan anggaran Rp100 triliun membuat totalnya menjadi Rp171 triliun pada 2025.

Baca juga: Dukung MBG, PCO Dorong Percepatan Pembangunan SPPG di Sumatera Utara

Data Badan Gizi Nasional (BGN) per 5 Agustus 2025 mencatat realisasi penyerapan sudah mencapai Rp7,9 triliun, melampaui proyeksi Rp6 triliun. 

Targetnya, Agustus bisa mencapai Rp9 triliun, September 50 juta penerima dengan Rp19 triliun, Oktober 72 juta penerima dengan Rp37 triliun, dan November 75 juta penerima dengan Rp59 triliun.

"Dan di akhir Desember kita akan menyerap Rp76 triliun. Jadi anggaran yang Rp71 triliun (dalam APBN) itu untuk makan bergizinya sendiri kan Rp52 triliun. Jadi kami untuk makan bergizinya saja akan membutuhkan tambahan Rp24 triliun," jelas Sri Mulyani.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU